Koramil 15/MPY Dukung Masyarakat Desa Seunebok Baro Kecamatan Manyak Payed Nobar Film G30S/PKI

Redaksi: Minggu, 08 Oktober 2017 | 01.31.00

Film Pengkhianatan G30S/PKI yang digelar oleh perangkat pemerintahan Desa Seunebok Baro, tepatnya berlangsung di rumah makan Pidie Jaya Kecamatan Manyak Payed  Aceh Tamiang, Sabtu malam (07/10/2017). (Foto: Andi Saputra)

ACEH TAMIANG| HARIAN9
Komando Rayon Militer (Koramil) 15/Manyak Payed Aceh Tamiang dukung pemutaran Film Pengkhianatan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia atau yang dikenal sebagai G30S/PKI yang digelar oleh perangkat pemerintahan Desa Seunebok Baro, tepatnya berlangsung di rumah makan Pidie Jaya Kecamatan Manyak Payed  Aceh Tamiang, Sabtu malam (07/10/2017).

Dari hasil pengamatan pihak Wartawan Online Harian9.com, terlihat antusiasnya masyarakat desa Seunebok baro berbondong-bondong untuk Manyaksikan Pemutaran Film Pengkhianatan G30S/PKI. Dan dalam pemutaran Film tersebut, masyarakat Desa Seunebok  Baro didampingi oleh pihak TNI jajaran Koramil 15/Manyak Payed.

Komandan Koramil 15/Mpy Kapten Inf Arif Bima Tejo mengatakan bahwa memang sangat perlu adanya pemutaran Film Pengkhianatan G30S/ PKI, sehingga masyarakat tahu pentingnya mengulang sejarah bangsa Indonesia dikudeta oleh partai komunis yang merupakan Partai terlarang di Indonesia. 

"Hal ini disebabkan karena PKI pernah melakukan Kudeta atau pemberontakan pada bulan September 1965 beberapa tahun setelah Indonesia Merdeka. Banyak Perwira Tinggi Militer, Tokoh Agama, Aktivis Mahasiswa dan Tokoh Masyarakat yang dibantai dan dibunuh dengan tidak manusiawi pada saat itu, sehingga menjadikan sejarah kelam bagi seluruh rakyat Indonesia," ujarnya sesaat sebelum film ditayangkan.

Dikatakannya, penayangan film G30S/PKI ini dilakukan serentak diseluruh Indonesia mulai tanggal 20 hingga 30 September 2017 berdasarkan instruksi langsung dari Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. 

Hal ini merupakan suatu upaya dalam mengamankan Ideologi Negara yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Seluruh Rakyat Indonesia perlu diberitahu agar tidak tergelincir dalam Bahaya Laten Partai Komunis Indonesia yang dapat menyebabkan perpecah belahan dan kehancuran Bangsa Indonesia. 

"Mari kita bersatu dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari paham Komunisme yang mulai merongrong Negeri ini," jelasnya. (Andi9)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar