Pasokan Satu Kilogram Sabu Tujuan Medan Berhasil Digagalkan Polres Langkat

Redaksi: Sabtu, 14 Oktober 2017 | 01.56.00


Personel Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Langkat, menggagalkan pasokan narkoba tujuan Medan, berikut menyita barang bukti satu kilogram sabu yang dibawa kurirnya dengan menggunakan bus Sempati Star BL-7756 AA, Selasa (10/10) pukul 06.00 WIB. 


LANGKAT| HARIAN9
Personel Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Langkat, menggagalkan pasokan narkoba tujuan Medan, berikut menyita barang bukti satu kilogram sabu yang dibawa kurirnya dengan menggunakan bus Sempati Star BL-7756 AA, Selasa (10/10) pukul 06.00 WIB. 

Tersangka RS (24) warga Dusun Peutawa Batang Desa Seuneubok Benteng Kecamatan Banda Alam Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh yang mengaku sebagai kurir ditangkap ketika petugas menggelar sweping guna mengantisipasi melintasnya dan masuknya narkoba, di depan pos lalu Gebang Dusun IV Desa Paluh Manis Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat.

Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin melalui Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP Supriyadi Yantoto, ketika dikonfirmasi Harian9, Kamis (12/10) di Mapolres Langkat, Stabat, mengatakan tersangka diamankan dari dalam bus. 

Dijelaskannya, sebelumnya petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada salah seorang penumpang menggunakan bus angkutan umum, yang dari Aceh menuju Medan diduga kuat membawa sabu. 

Selanjutnya, sambung Kapolres, personel Sat Narkoba bersama Satuan Lalu lintas yang berada di Pos Lantas Gebang melakukan razia di lokasi tersebut. 

Saat kendaraan itu melintas, petugas langsung menghentikannya dan meminta kepada sopir agar memeriksa seluruh penumpang serta barang bawaan yang ada di dalam.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap semua penumpang, petugas menemukan pria mencurigakan duduk dibangku nomor 2 didalam bus tersebut. Saat diperiksa dan menggeledahnya petugas menemukan barang bukti di atas yang disimpannya.

Tersangka kurir, kepada petugas saat diintrogasi mengaku barang tersebut mau dibawanya ke Medan dengan upah sebesar Rp.10 juta jika berhasil mengantarkan sabu tersebut.

"Kurirnya saat diinterogasi, tersangka mengakui belum menerima uangnya dan dia dijanjjkan upah mengantar sebesar sepuluh juta, yang akan dibayar jika barang itu sampai ketempat yang dituju," tegasnya. (hs9)
Editor: Mardan H Siregar





Komentar