Penjambret Kalung Emas Milik Guru Ditembak Polsek Medan Area

Redaksi: Minggu, 01 Oktober 2017 | 00.40.00

Penjambret kalung emas milik guru yang ditembak, diapit Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Rudi Silalahi, SH, bersama anggotanya. (Foto: Joko Hendro)


MEDAN| HARIAN9
Karena berusaha kabur dan melawan petugas, seorang penjambret bernama, Hasrat Laksana Manurung (27) warga Jalan Menteng VII Gang Bahagia Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai terpaksa ditembak personel Reskrim Polsek Medan Area, Sabtu (30/9/2017) sore.

Sedangkan temannya, Muhammad Saleh alias Voco yang berhasil lolos masih terus dikejar dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Informasi didapat, saat itu korban, Asima Elfina Boru Sibarani (45) warga Jalan HM Joni Aspol Blok H No.18 Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai baru pulang mengajar dari SMP Negeri 16 Medan.

Korban pulang dengan mengendarai sepeda motor dan ketika di depan Asrama Polisi (Aspol) Jalan HM Joni Pasar Merah, tiba-tiba datang tersangka Hasrat Laksana Manurung bersama temannya, Muhammad Saleh alias Voco (DPO) dengan mengendarai sepeda motor.

Melihat situasi sepi, tersangka langsung menjambret kalung emas seberat 8 gram berikut mainan berlian anggur, ditaksir seharga Rp.6 juta, dan tak terima, korban selanjutnya mengadu ke Polsek Medan Area.

Menerima laporan, personel Reskrim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus seorang pelaku, Hasrat Laksana Manurung di Jalan Menteng VII.

Tapi ketika akan diboyong ke komando, tersangka berusaha kabur dan pelawan petugas akhirnya kaki kanannya terpaksa ditembak. Dan saat digeledah, dari sakunya ditemukan 1 buah gunting.

Kapolsek Medan Area Kompol Hartono, SH, didampingi Kanit Reskrim Iptu Rudi Silalahi, SH, kepada Wartawan membenarkan adanya tangkapan tersebut.

"Tersangka terpaksa ditembak karena berusaha kabur serta melawan petugas dan dia dijerat melanggar Pasal 365 KUHPidana,” jelas mantan Kaurbin Gakkum Provost Bid Propam Poldasu. (HJ9)
Editor: Mardan H Siregar







Komentar