Polisi Gagalkan Pasokan Sabu Tujuan Binjai

Redaksi: Selasa, 10 Oktober 2017 | 05.54.00

Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat, menggagalkan pasokan 400 gram sabu tujuan Kota Binjai yang dibawa salah seorang penumpang bus Putra Pelangi BL-7524 AA , Kamis (5/10) pukul 06.00 WIB. (Foto: Hermansyah)


LANGKAT| HARIAN9
Personel Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Langkat, menggagalkan pasokan 400 gram sabu tujuan Kota Binjai yang dibawa salah seorang penumpang bus Putra Pelangi BL-7524 AA , Kamis (5/10) pukul 06.00 WIB. 

Tersangka Roi (21) Mahasiswa, warga Dusun Cut Meurubo Desa Serba Jaman Tunong Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh, saat ini sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Langkat.

Penumpang kendaraan tersebut yang mengaku sebagai kurir ditangkap ketika petugas menggelar sweping guna mengantisipasi melintasnya dan masuknya narkoba, didepan pos lalu lintas Bukit Satu Kelurahan Tangkahan Durian Kecamatan Berandan Barat Kabupaten Langkat.

Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin didampingi Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP Supriyadi Yantoto, ketika dikonfirmasi Harian9, Senin (9/10) di Mapolres Langkat, Stabat, mengatakan tersangka pembawa sabu tersebut diamankan dari dalam bus penumpang umum. 

Dijelaskannya, personel Sat Reserse Narkoba Polres Langkat sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada salah seorang penumpang menggunakan bus angkutan umum, yang dari Aceh menuju Medan diduga kuat membawa narkoba jenis sabu

Selanjutnya, sambung Kapolres, personel Sat Narkoba bersama Satuan Lalu lintas melakukan razia di lokasi tersebut. Saat kendaraan itu melintas, petugas langsung menghentikannya dan meminta kepada sopir agar memeriksa seluruh penumpang serta barang bawaan yang ada di dalam.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap semua penumpang, petugas menemukan pria mencurigakan duduk dibangku nomor 06 didalam bus tersebut. Saat diperiksa dan menggeledahnya petugas menemukan barang bukti di atas.

Tersangka yang mengaku sebagai kurir, kepada petugas saat diintrogasi mengakui dia dijanjikan uang sebesar Rp.4 juta jika berhasil mengantarkan ganja tersebut ke Kota Binjai

"Mahasiswa yang mengaku sebagai kurir ini saat kita interogasi, dia akan memperoleh upah sebesar empat juta jika berhasil membawa sabu tersebut ke tempat yang dituju," tegasnya. (hs9)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar