Rapat Banmus Untuk Penetapan Jadwal LPj 5 Tahun Walikota Padangsidimpuan Batal

Redaksi: Senin, 02 Oktober 2017 | 08.23.00

 
Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Ir. Mhd. Yusuf Nasution. (Foto: Riswandy)

PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Rapat Badan Musyarah (Banmus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan untuk menentukan jadwal penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPj) 5 tahun jabatan Walikota Padangsidimpuan batal dilaksanakan akibat ketidakhadiran sebahagian besar anggota DPRD Kota Padangsidimpuan.

Informasi yang dihimpun di gedung DPRD Kota Padangsidimpuan, ada sekitar 15 orang anggota Banmus DPRD Kota Padangsidimpuan. Ada pun unsur Pimpinan DPRD, Ir. Mhd Yusuf Nasution telah terlihat di ruang rapat, sedangkan anggota yang hadir diantaranya Wildan Lubis, Imron Dalimunthe, Mahmudin Nasution dan 5 anggota Banmus lainnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Ir. Mhd. Yusuf Nasution  yang dikonfrmasi, Jumat (29/9) membenarkan pembatalan rapat Banmus dengan agenda untuk menentukan jadwal penyampaian LPj 5 tahun jabatan Walikota Padangsidimpuan akibat tidak cukup kourum untuk mengelar rapat Banmus.

“Sesuai agenda, seharusnya rapat Banmus dimulai pada Senin 25 September lalu dan seluruh anggota dewan elah disurati oleh pimpinan DPRD ditandatangani Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, namun hanya sebahagian anggota DPRD yang hadir, bahkan anggota Banmus pun tidak cukup kourum, sehingga rapat dibatalkan dengan batas yang belum ditentukan,“ ujar Yusuf Nasution.

Disebutkannya, setelah dihubungi satu persatu atas ketidakhadiran anggota DPRD khususnya Banmus, ada pun alasan dari anggota Banmus yang tidak hadir karna ada yang sedang di luar kota urusan Partai, ada yang urusan keluarga, ada yang sakit, dll. 

“Padahal, jauh sebelum rapat digelar seluruh anggota Banmus telah disurati untuk menggelar rapat Banmus dengan agenda menentukan jadwal penyampaian LPj 5 tahun jabatan Walikota Padangsidimpuan, apalagi salah satu fungsi Banmus DPRD adalah untuk menetapkan jadwal rapat ataupun sidang,“ katanya.

Yusuf juga menyesalkan batalnya  rapat Banmus tersebut, apalagi pembatalan ini baru pertama kali terjadi. Padalah katanya agenda DPRD saat ini cukup padat padahal waktu akhir tahun anggaran tinggal dua bulan lagi

“Agenda DPRD Kota Padangsidimpuan cukup padat karena mau membahas R.PAPBD TA 2017, P-APBD TA 2017, KUA PPAS TA 2018, RAPBD 2018 hingga APBD 2018. Tapi kalau begini sikap kawan-kawan di DPRD bisa tidak terkejar jadwalnya,“ jelasnya.

Menanggapi batalnya rapat Banmus DPRD Kota Padangsidimpuan, Ketua LSM Padangsidimpian Institute, Amir Hamzah mengkritik kinerja anggota DPRD Kota Padangsidimpuan karena akan berdampak kepada jadwal dan agenda selanjutnya sehingga berpengaruh terhadap mandeknya pembangunan Kota Padangsidimpuan dan bermuara kepada kesengsaraan rakyat.

Disebutkannya, ketidakhadiran anggota Banmus itu berakibat terancamnya kelangsungan pembangunan di Kota Padangsidimpuan. Pasalnya rapat penjadwalan LPj 5 tahun jabatan Walikota Padangsidimpuan gagal dilaksanakan, dan belum diketahui kapan akan dilakukan kembali pembahasan.

“Apabila agenda selanjutnya juga tertunda, dikhawatirkan berpegaruh terhadap APBD tahun 2018 yang tidak dapat dibahas, sehingga berdampak terhadap kelangsungan pembangunan Kota Padangsidimpuan,” kata Amir Hamzah.

Ia meminta kepada pimpinan DPRD Kota Padangsidimpuan untuk bersikap tegas terhadap anggotanya yang sering mangkir untuk menghadiri agenda rapat DPRD, karena berdampak terhadap kepentingan rakyat.

“Kalau LPj 5 tahun jabatan walikota tidak selesai, maka R PAPBD TA 2017, P APBD 2017, KUA-PPAS TA 2018, R APBD TA 2018 dan APBD (tahun berikut) tidak bisa dibahas,“ ucapnya seraya menyesalkan prilaku anggota Banmus yang tidak menghadiri rapat.  (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar