Sakit Tak Kunjug Sembuh, Pengemudi Betor Nekat Gantung Diri

Redaksi: Sabtu, 14 Oktober 2017 | 01.01.00

Jenazah korban bunuh diri dengan cara gantung diri Sahat Silitonga  alias Mancung (53) saat menjalani pemeriksaan olh im medis di RSUD Padangsidimpuan, Kamis (12/10).  (Foto: Riswandy)


PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Akibat sakit yang diderita tak juga sembuh, seorang kakek yang sehariannya bekerja sebagai pengemudi beca bermotor (betor)  bernama Sahat Silitonga  alias Mancung (53) warga Jalan Imam Bonjol Lingkungan lll Kelurahan Wek V Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam rumahnya.

Korban yang tinggal sendirian di rumahnya ditemukan warga pada Kamis (12/19) sekira pukul 10.00 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia, dengan posisi tubuh korban tergantung dan tali terikat pada leher korban. 

Selain itu dari tanda-tanda korban meninggal akibat gantung diri yakni, kemaluan korban juga mengeluarkan sperma, mulut mengeluarkan buih, lidah tergigit dan mata terbuka.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Padangsidimpuan AKBP Andi Nurwandy, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Zul Efendi, SH ketika  dikonfirmasi di Mapolres Padangsidimpuan membenarkan penemuan mayat korban di dalam rumah korban dalam kondisi gantung diri.

Dikatakannya, yang pertama menemukan korban adalah tetangga korban yang tidak mau identitasnya dipublikasikan, saat pagi itu tetangga korban hendak mengantar makanan ke rumah korban, karena sedang sakit.

Saat tetangga korban membuka pintu rumah korban, tetangga korban terkejutnya melihat tubuh korban dalam kondisi tergantung dan seutas tali jemuran yang panjangnya sekira 41 centimeter terikat ada leher korban.

Atas temuan itu, tetangga korban melaporkannya ke warga sekitar dan kepada Kepala Lingkungan (Kepling) setempat Zulhaimi Nasution dan dilanjutkan laporan ke Polres Kota Padangsidimpuan.

Ditambahkannya, dari keterangan Kepling Zulhaimi Nasution, memang beberapa bulan terakhir ini korban menderita sakit cukup parah hingga kondisi tubuh korban kurus. 

Selain itu, dalam kurun empat hari terakhir korban enggan makan, walau makanan diantar tetangga ke rumah korban. Sebagai bahan penyelidikan, jasad korban langsung di evakuasi dan diperiksa oleh tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan. 
Selanjutnya, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk dimakamkan.

“Dari hasil penyelidikan sementara, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena frustrasi penyakit korban tidak kunjung sembuh,“ jelas Kasat seraya menambahkan, saat korban di temukan, di tubuh korban tidak ditemukan bekas atau tanda-tanda kekerasan. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar