Sejumlah Wilayah Di Tapsel Dilanda Banjir dan Longsor

Redaksi: Selasa, 10 Oktober 2017 | 00.21.00

Satu buah rumah hanyut akibat banjir di Angkola Sangkunur disebabkan hujan deras semalaman yang menerpa wilayah Kabupaten Tapsel, Senin (9/10).  (Foto: Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Selatan dilanda banjir dan longsor akibat hujan yang mengguyur Kabupaten Tapsel sejak Senin (9/10) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir dan longsor tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun, longsor di Kecamatann Angkola Barat terjadi di empat titik yakni longsor sepanjang 4 meter dan tinggi 4 meter yang berasal dari tebing perbukitan terjadi di Kelurahan Sitinjak Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapsel sekira pukul 02.30 WIB yang menimpa kedai milik Rita Erlin warga Kelurahan Sitinjak Kecamatan Angkola Barat. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tanah longsor tersebut, namun kerugian ditaksir sekira Rp.30 juta.

Kemudian longsor yang berasal dari tebing di tepi jalan raya jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Tano Ponggol Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapsel, menyebabkan arus lalu lintas sempat mengalami hambatan dan pihak Kepolisian dari Sat Lantas Polres Tapsel dan Dinas Perhubungan Kabupaten Tapsel terpaksa harus melakukan evakuasi agar arus lalu lintas bisa secepatnya normal kembali.

Di Lingkungan V Kelurahan Sitinjak Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapsel, longsor terjadi sekira pukul 04.00 Wib yang menimpa rumah milik Abdul Hannan Rambe (45), mengakibatkan kerugian material mencapai Rp.20 juta dan juga menimpa kamar belakang Kantor Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan kantor Koperasi ‘Salakta’, yang mengakibatkan kerugian sekira Rp.20 juta.

Sementara bencana banjir akibat hujan deras semalaman juga terjadi di Desa Batu Godang, Kampung Koje dan Desa  Simataniari Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapsel menyebabkan sungai Sangkunur meluap dan menghanyutkan satu buah rumah dan merendam puluhan rumah warga di Desa Batu Godang, Kampung Koje dan juga merendan ratusan rumah warga di Desa Simataniari.

Rumah yang hanyut beserta seluruh isi rumah tersebut merupakan rumah milik Budi Lesmana (36) yang bekerja sebagai karyawan perkebunan PTPN III Batang Toru dan dihuni serta dikontrak Basiem (70). 

Untung saja penghuni rumah diselamatkan warga sekitar dan diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Kepala Badan PenanGgulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapsel Ibrahim Lubis melalui Sekretaris Umar Halomoan Daulay, S.Pd membenarkan peristiwa bencana alam longsor dan banjir yang menimpa sejumlah wilayah di kabupaten Tapsel.

“Bencana longsor yang terjadi tersebut akibat hujan deras semalaman yang menerpa wilayah Kecamatan Angkola Barat. Sedangkan banjir Di Angkola Sangkunur akibat sungai Sangkunur dan banjir tersebut merupakan banjir musiman bila hujan deras menerpa wilayah Angkola Sangkunur,“ ujar Umar.

""Hingga saat ini Pemkab Tapsel melalui BPBD Tapsel telah melakukan koordinasi dengan pihak Pemdes, Kelurahan, Kecamatan serta instansi untuk melakukan pendataan terhadap kerusakan dan kerugian akibat bencana banjir dan longsor serta langkah-langkah dan upaya yang dilakukan nantinya,“ jelasnya. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar