Tahun 2017, Pemkab Paluta Bangun 9 Titik Jembatan Penghubung

Redaksi: Selasa, 10 Oktober 2017 | 00.57.00

Kabid Binamarga pada Dinas PU & PR Kabupaten Paluta M Nuh Pulungan. (Foto: Riswandy)


PALUTA| HARIAN9
Untuk meningkatkan dan memperlancar akses transportasi bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas ‎Utara (Paluta) membangun 9 titik jembatan penghubung di tahun 2017 di berbagai daerah yang ada di wilayah Kabupaten Paluta.

“Ada 9 titik pembangunan jembatan yang baru di tahun ini," ujar Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum  PU dan Perumahan Rakyat (PU &PR) Kabupaten Paluta Ramlan ST melalui Kepala Bidang (Kabid) Binamarga M Nuh Pulungan, Senin (9/10).

Dikatakannya, pembangunan jembatan penghubung tersebut merupakan salah satu kebijakan Bupati Paluta yang memprioritaskan untuk memperlancarkan akses transportasi ke seluruh wilayah Kabupaten Paluta.

“Dengan akses transportasi yang lancar tentunya akan sangat mendukung perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat khususnya di daerah Kabupaten Paluta,“ sebutnya.

Menurutnya, untuk dana pembangunan 9 buah jembatan tersebut, Pemkab Paluta menganggarkan dana sebesar Rp.22,1 milyar, masing-masing untuk pembangunan  jembatan Aek Jakkang yang menghubungkan Simpang Goti dan desa Batu Tambun, Kecamatan Padang Bolak dengan dana sebesar Rp.1 milyar, jembatan Aek Batang Pane yang menghubungkan desa Ambasang Natigor dan desa Napagadung Laut, Kecamatan Padang Bolak dengan dana sebesar Rp.7,5 milyar.

Kemudian pembangunan jembatan Aek Batang Galoga yang menghubungkan desa Sigala-gala dan desa Mompang, Kecamatan Halongonan Timur dengan dana sebesar Rp.7,5 milyar, jembatan Aek Batang Uman yang menghubungkan desa Sialang dan desa Sitanggoru, Kecamatan Padang Bolak Julu dengan dana sebesar Rp.2,3 milyar, jembatan Aek Nadenggan menuju dusun KUD Kecamatan Simangambat dengan dana sebesar Rp.1 milyar, jembatan Aek Sihorang yang menghubungkan desa Hutaimbaru II dan desa Lappais, Kecamatan Padang Bolak dengan dana sebesar Rp.600 juta.

Jembatan Aek Payangir yang menghubungkan daerah Paranginan dan desa Aek Horsik, Kecamatan Padang Bolak dengan dana sebesar Rp.1 milyar, jembatan Aek Sigarpa yang menghubungkan desa Ujung Gading dan desa Bukit Raya Serdang, Kecamatan Padang Bolak dengan dana sebesar Rp.1 milyar serta jembatan Aek Hararongga yang menghubungkan desa Nagasaribu Lama dan desa Siunggam, kecamatan Padang Bolak Tenggar dengan dana sebesar Rp.700 juta.

Menanggapi hal tersebut, pemerhati pembangunan Kabupaten Paluta Ahmad Sayuti Siregar yang akrab dipanggil Bang Say menyampaikan apresiasi atas kebijakan dari Pemkab Paluta yang sangat memperhatikan akses transportasi melalui berbagai kebijakan pembangunan.

Untuk itu ia berharap agar para rekanan atau pihak ketiga yang dipercayakan untuk melaksanakan pembangunan tersebut untuk tidak menyia-nyiakan dan merusak tujuan baik Pemkab Paluta dengan tidak melaksanakan pembangunan sesuai aturan dan ketentuan yang diterapkan. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar







Komentar