Tujuh Penganiaya Anggota Polsek Helvetia Diringkus

Redaksi: Rabu, 11 Oktober 2017 | 23.47.00

Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Martua Manik, SH, MH, menginterogasi para penganiaya oknum Polsek Helvetia. (Joko Hendro)


MEDAN| HARIAN9
Sebanyak tujuh terduga pelaku penganiayaan dan penyerangan terhadap anggota Polsek Helvetia, Brigadir Efendi Ginting (37) ketika melakukan penangkapan Bandar Sabu di Jalan Stasiun Desa Tani Asli Tanjung Gusta berhasil diringkus Tim Gabungan Polrestabes Medan, Polsek Sunggal dan Polsek Helvetia.

Para tersangka yang diamankan itu, Eli Asa alias Tiro (45), Rahmad Khair alias Amek (42), Abdul Muis Hasibuan alias Ucok Gorok (63), Irfan Hasibuan (35), Sutan Kusuma alias Andi (18), Abdul Hakim (65) dan Teguh Indra Pratama (19). Sedangkan seorang pelaku lagi, yang okumTNI AD Disersi itu Serka M telah menjalani pemeriksaan di Mako Denpom I/5 Jalan Suprapto Medan.

Informasi yang didapat, kejadian tersebut berawal ketika korban, Senin 9 Oktober 2017 malam bersama rekannya tiba di lokasi untuk menangkap seorang bandar sabu. Tiba-tiba petugas bersenggolan dengan sang bandar yang langsung membuang sabu sembari berteriak begal.

Para pelaku yang mendengar teriakan tersebut langsung mengejar petugas dan menghajarnya. Walaupun sudah dikatakan bahwa mereka petugas kepolisian, namun para pelaku tetap melakukan penganiayaan.

Akibat kejadian tersebut, personil Polsek Medan Helvetia ini mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya.

Kapolsek Medan Sunggal Kompol Daniel Marunduri, SH, SIK, MH, melalui Kanit Reskrim Iptu Martua Manik, SH, MH, kepada wartawan, Selasa (10/10/2017) sore mengatakan, hasil penyelidikan di lapangan, kami berhasil meringkus para pelaku.

“Saat di lokasi, korban diprovokasi dengan cara diteriaki begal sehingga para pelaku langsung menyerangnya,” ungkapnya.

Martua Manik menjelaskan bahwa saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara. “Kasus ini masih kita kembangkan,” terangnya. (HJ9)


Komentar