BMKG: November Sumut Curah Hujan Relatif Tinggi

Redaksi: Rabu, 08 November 2017 | 22.21.00



MEDAN| HARIAN9
Prakiraan curah hujan yang terjadi selama 10 hari (Dasarian I) bulan November 2017 ini, diprakirakan curah hujan yang akan terjadi umumnya berada pada kategori menengah (151-200 mm) hingga tinggi atau lebih besar dari 300 mm.

Pada wilayah dengan prakiraan curah hujan kategori sangat tinggi (> 300 mm) meliputi sebagian kecil Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal.

Kepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah I, Syahnan menjelaskan pada sebagian daerah diprakirakan berpeluang masih ada hujan sangat pendek yaitu, Kabupaten Deliserdang (BBI Murni Tamora) dan Kabupaten Serdangbedagai di Mata Pao, Pelintahan dan Pabatu.

"Sedangkan daerah yang termasuk dalam kategori menengah (11-20 hari) yaitu Kabupaten Karo (Kutabuluh), Kabupaten Langkat (BPP Brandan Barat 1), dan Kabupaten Tapanuli Utara (Simangumban)," kata Syahnan kepada wartawan di Medan, Senin (06/11/2017)

Dijelaskannya, berdasarkan data dari Deputi Bidang Meteorologi BMKG menyebutkan, massa udara basah pada lapisan rendah terkonsentrasi di wilayah sebagian besar Sumatera, Kalimantan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan lain-lain.

Kondisi tersebut menyebabkan proses konveksi dalam skala lokal turut mendukung pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia. 

"Konveksi adalah proses pemanasan vertikal yang membawa uap air pada siang hari, sehingga dapat membantu pembentukan awan tebal menjulang tinggi," jelasnya. 

Sedangkan konvergensi atau gerakan angin dalam bentuk arus masuk horizontal ke suatu daerah sehingga mengumpulnya massa udara di suatu daerah yang membantu pembentukan awan tebal akan terbentuk di wilayah Sumut dan Riau. Kondisi tersebut, ungkapnya dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.

Syahnan mengungkapkan, untuk distribusi curah hujan Dasarian III Oktober 2017, curah hujan yang terjadi selama periode tanggal 11 sampai dengan 20 Oktober pada umumnya berada pada ketegori rendah (0-50 mm) hingga menengah (berkisar antara 51-150 mm). 

Sedangkan curah hujan dengan kategori tinggi (berkisar antara 151-300 mm) terjadi di sebagian Kabupaten Asahan (Bandar Pulau Pekan), Kabupaten Deliserdang (Sibolangit), Kota Binjai (Binjai Selatan), Kabupaten Labuhanbatu Utara (Halimbi, Halimbi Div.I, Halimbi Div.II, Labuhan Haji, Lobu Rampah, dan Aek Hite Horas).

Selanjutnya di Kabupaten Langkat (Bahorok, Batang Serangan, Tanjung Langkat, Turangi Lama, Boyan, dan Kebun Langkup). Curah hujan dengan kategori Sangat Tinggi (>300 mm) terjadi di sebagian Kabupaten Asahan (Bandar Selamat dan Bandar Pasir Mandoge).

Untuk prakiraan daerah potensi rawan banjir Dasarian I November 2017, diprakirakan berada pada kategori menengah. Adapun daerah dengan potensi rawan banjir kategori tinggi berada pada sebagian wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Kota Gunung Sitoli dan Nias Selatan. (jae9)
Editor: Mardan H Siregar 



Komentar