Cegah Pungli, Polres Tapsel Sosialisasi Saber Pungli Dikalangan ASN Palas

Redaksi: Kamis, 16 November 2017 | 20.06.00

Wakapolres Tapsel Kompol H. Hariun Dalimunthe selaku Ketua Pokja Saber Pungli UPP Palas memberikan sambutannya pada sosialisasi Saber Pungli di aula Hotel Samsiah Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas, Rabu (15/12). (Foto : Riswandy)

PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Cegah praktek pungli di jajaran pemerintah, Kepolisian Resort (Polres) Tapanuli Selatan (Tapsel) mengadakan sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di aula Hotel Samsiah Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas, Rabu (15/12/2017).

Sosialisasi terkait Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 Tentang Satgas Saber Pungli tersebut dimulai pukul 09.00 Wib s/d 12.00 Wib, diikuti 200 orang peserta dari kalangan Aparatur Sipil Nrgara (ASN) Kabupaten Palas dan dibuka Wakil Bupati Palas H.drg.Ahmad Zarnawi Pasaribu.

Kegiatan tersEbut, juga dihadiri Wakapolres Tapsel Kompol H. Hariun Dalimunthe selaku Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Saber Pungli UPP Palas, pimpinan SKPD se Kabupaten Palas, Kapolsek Barumun, Camat se Kabupaten  Palas, para Kepala Sekolah dan Kepala Desa se Kabupaten Palas, serta narasumber Ipda. R Triharjanto, yang juga Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sat Reskrim Polres Tapsel.
Ipda. R Triharjanto, yang juga Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Tapsel selaku narasumber memberikan paparan tentang Saber Pungli pada sosialisasi Saber Pungli di aula Hotel Samsiah Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas, Rabu (15/12). (Foto : Riswandy)

Wakil Bupati Palas H.drg.Ahmad Zarnawi Pasaribu mengucapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan itu, yang menurutnya kegiatan itu sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada ASN terkait pemberantasan dan pencegahan pungli.

“ Pemerintah khususnya Pemkab Palas berkerja sama dengan Polres Tapsel juga cukup antusias karena tanggapan publik sungguh sangat luas dan mengisyaratkan adanya suatu dukungan penuh terhadap langkah-langkah pemerintah dalam pencegahan dan pemberantasan pungli, “ ujar Wakil Bupati.

Lebih lanjut dikatakan, tidak hanya petugas Satgas atau unit Saber Pungli, tetapi masyarakat  dan kalangan ASN juga diminta untuk ikut berperan aktif mendukung upaya atau program pemerintah  tersebut yaitu pemberantasan pungli disetiap  lapisan pemerintahan khususnya Kabupaten Palas, “ tegasnya.

Wakil Bupati berharap, dengan mengikuti kegiatan ini para ASN dapat bekerja lebih teliti dan hati-hati, demikian juga kepada bendahara pengelola keuangan selalu tertib administrasi dan mengacu pada aturan teknis yang telah ditetapkan.

“ Saya tidak ingin ada ASN di Kabupaten Palas yang tersangkut masalah hokum. Untuk itu, keuangan agar dikelola dan ditatausahakan dengan baik agar bisa dipertanggung jawabkan, ” ujarnya.

Wakapolres Tapsel Kompol H. Hariun Dalimunthe selaku Ketua Pokja Saber Pungli UPP Palas dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari sosialisasi ini agar dapat mencegah pungli-pungli yang terjadi di lingkup pemerintahan.

“ Ini adalah salah satu upaya dari kami melakukan pencegahan pungli yang sudah membudaya di masyarakat, dan banyak sekali laporan-laporan dari masyarakat yang beranggapan bahwa di setra pelayanan sering terjadi praktek pungli yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggungjawab, “ jelasnya.

Menurutnya, pungli banyak terjadi di tempat-tempat sentra pelayanan publik seperti pengurusan KTP, SIM, Pasport, termasuk juga pungutan disekolah, naik pangkat dan masuk pegawai, peroleh jabatan dan lainnya.

“ Praktek pungli ini biasa diikuti oleh tindakan kekerasan, ancaman, mempersulit proses, meminta imbalan terhadap pihak yang berada dalam posisi lemah atau dilayani dan segala pungutan dilakukan oleh oknum petugas atau calo dengan nilai lebih dari yang ditetapkan pemerintah, serta oknum yang ingin memperoleh keuntungan pribadi, “ katanya,.

Untuk itu Waka Polres meminta para ASN peserta sosialisasi dapat memahami defenisi pungli yakni pengenaan biaya atau pungutan ditempat yang seharusnya tidak ada biaya dikenakan biaya, dipungut dilokasi atau pada kegiatan yang tidak sesuai ketentuan.

Sementara narasumber Ipda. R Triharjanto, yang juga Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Tapsel dalam paparannya tentang Saber Pungli meminta masyarakat proaktif melaporkan adanya praktik pungli yang mereka temu sehari-hari, sehingga penindakannya lebih cepat.

Ia menerangkan, pungli yang biasa ditemui dalam keseharian merupakan pelanggaran hukum. Dengan demikian, masyarakat diminta untuk tidak menjadikannya sebagai budaya dan muncul kemauan untuk melaporkan oknum yang melakukan.

“ Kami akan tetap pro aktif secara masif melakukan pencegahan dan penindakan. Untuk itu sosialisasi ini terus dilakukan untuk mengingatkan aparatur jangan nekat melakukan pungli jika tidak ingin berurusan dengan Tim Saber dan pihak berwajib, “ paparnya. (Wan9)


Komentar