Deflasi Harga Pangan Membuat Inflasi Oktober 2017 Tetap Rendah

Redaksi: Sabtu, 04 November 2017 | 12.38.00

Ilustrasi

JAKARTA| HARIAN9
Bank Indonesia (BI) merilis informasi mengenai inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Oktober 2017 yang tetap terkendali, Jumat (03/11). 

Hal ini sejalan dengan sasaran inflasi 2017 sebesar 4,0±1% year on year (yoy). Inflasi IHK pada Oktober 2017 tercatat rendah sebesar 0,01% month to month (mtm) atau 3,58% (yoy), melambat dibandingkan bulan lalu (0,13%, mtm) dan jauh lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata inflasi Oktober tiga tahun terakhir sebesar 0,18% (mtm).

Berdasarkan komponen, rendahnya inflasi tersebut dipengaruhi terutama oleh deflasi kelompok volatile food dan kelompok administered prices sebesar 2,67% year to date (ytd).

Dikutip dari situs BI, kelompok volatile food tercatat deflasi sebesar 0,53% (mtm), melanjutkan deflasi bulan lalu sebesar 0,67% (mtm). Sumber deflasi berasal dari komoditas daging ayam ras, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras dan cabai rawit. Secara tahunan, inflasi volatile food tercatat rendah, yaitu 0,19% (yoy).

Kelompok administered prices juga tercatat deflasi sebesar 0,01% (mtm) melambat dibandingkan dengan bulan lalu sebesar 0,15% (mtm). Deflasi administered prices terutama disumbang oleh menurunnya tarif angkutan udara. Secara tahunan, inflasi administered prices mencapai sebesar 8,68% (yoy).

Inflasi inti tercatat sebesar 0,17% (mtm), menurun dibandingkan dengan bulan lalu sebesar 0,35% (mtm). Inflasi dalam kelompok ini terutama disumbang oleh uang kuliah akademi/perguruan tinggi, mie dan nasi dengan lauk. Secara tahunan, inflasi inti tercatat rendah, yaitu 3,07% (yoy). (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar