GM PT AR Resmikan Gedung Baru “Sopo Daganak” Batangtoru

Redaksi: Minggu, 19 November 2017 | 20.37.00

Bupati Tapsel Syahrul M. Pasaribu memberi sambutan sebelum meresmikan gedung baru “Sopo Daganak” yang dibangun melalui dana CSR Tambang Emas Martabe di Jalan 2 Desa Napa Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapsel, Sabtu (18/11). (Foto: Riswandy)



TAPSEL| HARIAN9
General Manager of Operations PT Agincourt Resources (PT.AR) Ed Cooney, resmikan gedung baru gelanggang pertunjukan terbuka (amphitheatre) “Sopo Daganak” yang dibangun melalui dana corporate social responsibility (CSR) Tambang Emas Martabe di Jalan 2 Desa Napa Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapsel, Sabtu (18/11).

Peresmian gedung baru “sopo daganak” yang ditandai dengan upacara adat Batak Angkola, Mamborgo-borgoi tersebut dihadiri Bupati Tapanuli Selatan,(Tapsel) Syahrul M. Pasaribu, OK Hazmi yang mewakili Ketua DPRD Tapsel, unsur Muspika Batangtoru, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, jajaran management PT AR dan masyarakat daerah lingkar tambang.

Selain rangkaian upacara adat Mamborgo-borgoi, digelar juga kegiatan Festival Adat dan Budaya yang menampilkan perlombaan tarian tor-tor kreasi Naposo Nauli Bulung (NNB) yang melibatkan peserta dari 15 desa lingkar tambang dengan total penari sebanyak 90 orang.

Untuk rangkaian kegiatan Festival Adat dan Budaya yang digelar PT AR bekerja sama dengan Dewan Adat Kecamatan Batangtoru, Muspika, tokoh masyarakat setempat, Dewan Kesenian Daerah Tapanuli Selatan (DKDTS) serta Forum Komunikasi Lembaga Adat (FORKALA) Tapsel dan Batangtoru dan diramaikan dengan kegiatan perlombaan busana (pakaian adat), pertunjukan drama Mangalap Boru dari Desa Napa, pertunjukan tarian kreasi dan pertunjukan drama anak-anak dari 15 TBA di sekitar lingkar tambang.

Kegiatan Festival Adat dan Budaya ini dalam rangka melestarikan dan mempopulerkan keragaman seni dan budaya Batak Angkola serta menumbuhkan rasa cinta dan bangga masyarakat akan budaya lokal. Kegiatan Festival Adat dan Budaya ini juga dilakukan dalam rangka memeriahkan dan memperingati HUT Kabupaten Tapsel ke 67.

General Manager of Operations PT AR Ed Cooney, dalam sambutannya menyatakan, pembangunan gedung amphitheatre ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Tambang Emas Martabe dalam melaksanakan program CSR perusahaan di bidang pendidikan dan pelestarian seni budaya masyarakat lingkar tambang.

 Menurutnya, Gedung amphitheatre “Sopo Daganak” berdiri yang di atas lahan seluas 4.430 meter persegi tersebut berkapasitas 500 penonton terdiri dari atrium utama, panggung serta fasilitas pendukung yang akan terus dilengkapi dengan perpustakaan, taman bermain anak dan sekretariat bagi seluruh Taman Baca Anak (TBA) yang ada di desa lingkar tambang dan bisa digunakan untuk berbagai kegiatan seminar, pelatihan, festival budaya ataupun pameran, kegiatan, pertunjukan seni, budaya dan keterampilan masyarakat di Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru.

“Gedung amphitheatre “sopo daganak” ini akan menjadi pusat edukasi dan kegiatan budaya yang bermanfaat untuk menunjang kegiatan dalam rangka menumbuh-kembangkan kreativitas seni, sosial dan budaya masyarakat, khususnya anak-anak di wilayah Batangtoru dan Muara Batangtoru,“ ujar Ed Cooney.

Ditambahkannya, amphitheatre ini didisain dan dibangun oleh kontraktor lokal yang ada di Batangtoru dalam waktu kurang lebih 4 bulan semenjak peletakan batu pertama pada 19 Juli 2017 lalu dan pekerjaannya dapat diselesaikan dengan baik oleh kontraktor yang melibatkan puluhan tenaga kerja lokal di sekitar Batangtoru.  

”Ini membuktikan bahwa adanya peningkatan kemampuan dan keahlian tenaga kerja lokal di Batangtoru dalam hal pekerjaan konstruksi spesifik yang kini dapat bersaing dengan kontraktor dari tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.

Dikatakannya, saat ini juga sudah terbentuk sebuah Perkumpulan Sahabat Cerdas (PERSADA) yang terdiri dari pengelola-penglola TBA dan para relawan yang nantinya akan dipersiapkan dan dilatih menjadi pengelola “sopo daganak”.

Bupati Tapsel Syahrul M. Pasaribu mengapresiasi pembangunan gedung baru gelanggang pertunjukan terbuka (amphitheatre) “Sopo Daganak” yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan oleh masyarakat Batangtoru dan Muara Batangtoru.

“Saya berpesan agar masyarakat dapat menjaga bangunan yang merupakan sumbangsih dari PT AR melalui dana CSR nya dan masyarakat juga untuk lebih kreatif dan memanfaatkan gedung baru ini dengan menciptakan beragai kegiatan positif,“ kata Syahrul. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar
                                                                                       








Komentar