Hari Ke-5 Operasi Zebra, Polres Padangsidimpuan Terbitkan 320 Surat Tilang

Redaksi: Senin, 06 November 2017 | 20.13.00

Anggota Sat Lantas Polres Padangsidimpuan saat melakukan pemeriksaan surat-surat kendetaan sast razia Operasi Zebra Toba 2017 di salah satu ruas jalan di Kota Padangsidimpuan, Minggu (5/11).  (Foto: Riswandy)

PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Hingga hari ke-5, pelaksanaan Operasi Zebar Toba 2017 yang di gelar di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Padangsidimpuan, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Padangsidimpuan mengeluarkan tindakan langsung (Tilang) 320 lembar, akibat berbagai pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Andi Nurwandy, S.Ik melalui Kasat Lantas AKP. M. Haris Sihite, SH di Mapolres Padangsidimpuan, Senin, (6/11), mengatakan, hingga hari ke-5, Minggu (5/11) Operasi Zebra yang digelar ini, Sat Lantas Polres Padangsidimpuan mengeluarkan 320 surat tilang  karena berbagai pelanggaran, diantaranya tidak memiliki helm dan tidak mempunyai kelengkapan surat-surat kenderaan.

Dirincikannya, selama operasi Zebra, barang bukti yang diamankan sebanyak 248 buah, terdiri dari SIM 80 biah, STNK 108 buah dan kenderaan 60 unit. Sementara pelanggaran sebanyak 249 kasus yang didominasi sepeda motor 220 kasus, mobil penumpang (mopen) 24 kasus dan bus pribadi 5 kasus dan pelanggaran lainnya sebanyak 32 kasus terdiri dari, kelengkapan helm 15 kasus, melawan arus 10 kasus, tidak melengkapi surat-surat kenderaan 3 kasus dan melanggar rambu lalu lintas 4 kasus

“Dari 320 tilang yang dikeluarkan tersebut, rata-rata diberikan bagi pengguna sepeda motor karena pengendaranya melakukan pelanggaran seperti, tidak menggunakan helm, tidak menyalakan lampu (light on), tidak melengkapi surat kenderaan dan melanggar arah jalan,“ jelasnya.

Disebutkannya, pihaknya juga menerapkan sistim elektronik (e-tilang), yang mana pemilik kendaraan harus membayar denda tilang melalui bank dan menjalani persidangan di Pengadilan. 

Usai sidang, pemilik kenderaan memperlihatkan bukti setoran denda ke petugas untuk mengambil kembali kenderaannya.

“Disini kita tidak bisa untuk melakukan sidang lapangan seperti sebelum-sebelumnya. Tetapi pemilik kenderaan harus menjalani sidang dan membayar denda tilang melalui bank, kemudian bukti setorang diserahkan ke petugas untuk mengeluarkan kenderaan yang ditilang, “ katanya.

Selain menunjukan bukti setoran bank, pemilik kenderaan yang kenderaannya ditahan sementara, juga dapat mengambil kenderaan kembali dengan menunjukkan surat-surat kenderaan dan melengkapi kelengkapan kenderaan tersebut.

AKP. M Haris Sihite menambahkan operasi Zebra Toba 2017 yang di gelar sejak 1 November 2017 lalu, dipimpin langsung oleh Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Andi Nurwandy dan melibatkan beberapa instansi terkait.

Kasat mengharapkan kepada warga Kota Padangsidimpuan supaya melengkapi surat-surat kenderaannya dan kelengkapan kenderaannya dalam berpergian. 

“Hal ini bertujuan guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas),“ tandasnya. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 





Komentar