Hingga Hari Ke-5, 651 Kenderaan Terciduk Operasi Zebra

Redaksi: Senin, 06 November 2017 | 21.58.00

Anggota Sat Lantas Polres Tapsel saat menggelar razia Operasi Zebra Toba 2017  di salah satu ruas jalan di Kabupaten Tapsel, Minggu (5/11).  (Foto: Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Hingga hari ke- 5, Minggu (5/11), sebanyak 651 unit kenderaan terciduk Operasi Zebra Toba 2017 di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) meliputi Kabupaten Tapsel, Padang Lawas Utara (Paluta) dan Kabupaten Padang Lawas (Palas).

Kenderaan yang terciduk petugas gabungan tersebut langsung diberi sangsi tindakan langsung (tilang), karena berbagai pelanggaran lalu lintas, seperti tidak lengkap administrasi (SIM dan STNK) dan kelengkapan kendaraannya lainnya seperti kaca spion, helm,dll. 

Di samping itu juga petugas memberikan teguran kepada 64 pengendara karena berkendara melebihi kecepatan maksimal.

Data yang dihimpun, 651 lembar tilang yang diberikan kepada pengendara tersebut, karena melanggar peraturan lalu lintas dan pelanggaran tersebut didominasi pengendara sepeda motor yang seluruhnya terjadi di lokasi pemukiman.

Sementara barang bukti yang diamankan selama 5 hari operasi Zebra sebanyak 651 buah, terdiri dari SIM 75 buah, STNK 313 buah dan kenderaan 63 unit. 

Sementara pelanggaran yang dilakukan pengendara sepeda motor sebanyak sebanyak 487 pelanggaran dan kenderaan umum sebanyak 164 pelanggaran.

Sedangkan jenis pelanggaran bagi pengendara sepeda motor yakni tidak menggunakan helm sebanyak 298 kasus, tidak melengkapi surat-surat administrasi berupa SIM dan STNK 77 kasus dan tidak memiliki kelengkapan kenderaan sebanyak 43 kasus. 

Untuk jenis pelanggaran bagi pengendara kenderaan umum yakni, tidak menggunakan safety 43 kasus, melawan arus 7 kasus dan kelebihan muatan 1 kasus.

Kapolres Tapsel AKBP. Muhammad Iqbal, S.Ik, M.Si melalui Kasat Lantas Polres Tapsel AKP. Muri Yasnal, SH, Senin (6/11) mengatakan, melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Karena, saat ini tingkat kecelakaan lalu lintas cukup tinggi.

“Semua kecelakaan berawal dari tidak patuhnya pengendara melengkapi kelengkapan kendaraannya, seperti tidak memakai helm, spion, lampu utama, lampu sein dan kelengkapan kendaraan yang tidak memenuhi standar. Dengan Operasi Zebra ini kami berharap dapat menekan angka kecelakaan  dan kami juga berharap masyarakat dapat menyadari pentingnya tertib berlalu lintas,” sebutnya.

Ditambahkannya, operasi Zebra Toba 2017 yang di gelar sejak 1 November 2017 lalu, dipimpin langsung oleh Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Andi Nurwandy dan melibatkan beberapa instansi terkait.

“Kami mengharapkan kepada warga masyarakat agar melengkapi surat-surat kenderaannya dan kelengkapan kenderaannya dalam berpergian. Hal ini bertujuan guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas),“ jelasnya. terangnya. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 
                                                                                             



Komentar