Indonesia Dukung Deklarasi Moskow Untuk Eliminasi Tuberculosis Tahun 2030

Redaksi: Rabu, 22 November 2017 | 00.12.00

Indonesia mendukung Deklarasi Moskow untuk Eliminasi Tuberculosis (TB) Tahun 2030 yang dibahas dan disepakati pada First Global Ministerial Conference Ending TB in the Sustainable Development Era di Moskow, 16-17 November 2017. (Foto: kemlu)


MOSKOW, RUSIA| HARIAN9
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kemanusiaan (Menko PMK), Puan Maharani menegaskan bahwa,"Indonesia siap menjadi bagian dari koalisi global untuk eliminasi TB pada tahun 2030."

Hal tersebut dinyatakan Puan yang didampingi Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek di penghujung acara Konferensi, Jumat (17/11). 

Indonesia mendukung Deklarasi Moskow untuk Eliminasi Tuberculosis (TB) Tahun 2030 yang dibahas dan disepakati pada First Global Ministerial Conference Ending TB in the Sustainable Development Era di Moskow, 16-17 November 2017. 

Deklarasi Moskow pada pokoknya berisikan komitmen global dalam upaya mengakhiri TB pada tahun 2030 sejalan dengan target SDGs 2030. 

Para Menteri berkomitmen untuk: (1) Mengatasi semua determinan epidemi TB, termasuk melalui komitmen tingkat tinggi, implementasi dan pendekatan multi-sektor; (2) Melakukan upaya percepatan pencapaian target Universal Health Coverage melalui penguatan sistem kesehatan; (3) Melaksanakan upaya untuk mengurangi risiko peningkatan dan perluasan resistensi obat dengan memperhatikan upaya global memerangi Resistensi Anti-Mikroba; (4) Menjamin penyediaan anggaran yang cukup dan berkelanjutan, khususnya dari sumber dalam negeri dan memobilisi sumber daya luar negeri bila diperlukan; (5) Meningkatkan litbang, rapid uptake untuk alat dan diagnosa, perawatan dan pencegahan baru dan lebih efektif, termasuk vaksinasi dan menjamin mengembangkan pengetahuan baru menjadi aksi nyata; dan (6) Secara aktif mengajak seluruh masyarakat dan komunitas yang terdampak dan berisiko TB.

Para Menteri juga berkomitmen untuk meningkatkan respons terhadap TB dalam agenda pencapaian target SDGs, menjamin anggaran yang cukup dan berkelanjutan, meningkatkan pengetahuan, penelitian dan inovasi, serta mengembangkan kerangka tanggungjawab multi-sektor.

Para Menteri lebih lanjut sepakat untuk menindaklanjuti Deklarasi Moskow ini, bersama dengan para pemangku kepentingan lainnya, pada High-Level Meeting mengenai TB dalam Sidang Majelis Umum PBB pada bulan September 2018 di New York.

Proses pembahasan Deklarasi Moskow telah dilakukan sejak bulan Mei 2017, mulai pembahasan awal oleh Steering Committee dan dilanjutkan dengan konsultasi informal oleh para Perwakilan Tetap di Jenewa yang menyetujui draft Deklarasi Moskow secara add referendum pada akhir Oktober 2017. Indonesia sebagai anggota Steering Committee telah terlibat aktif dalam pembahasan Deklarasi Moskow.

First Global Ministerial Conference Ending TB in the Sustainable Development Era dibuka oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan dihadiri oleh 75 Menteri Kesehatan dan lebih dari 900 delegasi dari lebih 100 negara. 

Delegasi RI dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang PMK dan Menteri Kesehatan RI serta anggota Delegasi RI dari wakil Kantor Menko PMK, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dan KBRI Moskow.​ (kemlu/03)
Editor: Mardan H Siregar





Komentar