Intensitas Curah Hujan Yang Tinggi, Jalinsum Sipirok Longsor

Redaksi: Minggu, 12 November 2017 | 00.32.00

Setengah badan Jalinsum Sipirok-Tarutung KM 45 Dusun Aek Sulum Desa Marsada Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapsel longsor dan Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu didampingi Kapolres Tapsel AKBP Muhammad Iqbal, S.Ik, M.Si dan pimpinan SKPD terkait saat meninjau longsor di Jalinsum Sipirok-Tarutung KM 45 Dusun Aek Sulum Desa Marsada Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapsel, Jum,at (10/11).  (Foto : Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Diduga akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi melanda Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) beberapa hari terakhir, mengakibatkan setengah badan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sipirok-Tarutung KM 45 Dusun Aek Sulum Desa Marsada Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapsel longsor.

Informasi yang dihimpun, Sabtu (11/11), longsornya setengah badan Jalinsum Sipirok tersebut terjadi sejak Jum,at (10/11). 

Sat Lantas Polres Tapsel yang mengetahui kejadian tersebut langsung menurunkan personel ke lokasi longsornya badan jalan tersebut guna  melakukan pengamanan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, sekaligus membuat tanda bahaya longsor dan memasang police line di lokasi longsor.

Kapolres Tapsel AKBP Muhammad Iqbal, S.Ik, M.Si melalui Kasat Lantas AKP Muri Yasnal menyampaikan, paska mendapat laporan terkait adanya bencana longsor di Jalinsum Sipirok-Tarutung KM 45 Dusun Aek Sulum Desa Marsada Sipirok, pihaknya langsung turun ke lokasi dan melakukan pengamanan.

“Kondisi arus lalu lintas sempat terkendala dan terjadi kemacetan panjang dari dua arah, mengingat kondisi jalan yang sempit akibat setengah badan jalan telah longsor, juga kita sangat potensi terjadinya terjadi kecelakaan,” ungkap Kasat.

Ditambahkannya, untuk mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan, terutama kecelakaan lalulintas, pihaknya sudah melakukan upaya dengan cara menempatkan sejumlah personel Lantas di lokasi.

“Petugas kita tempatkan di lokasi untuk mengamankan arus lalu lintas dengan cara sistem buka tutup dan mengalihkan arus lalu lintas ke jalur lain guna mengantisipasi terjadinya kemacetan dan kecelakaan,“ sebutnya.

Disebutkannya, badan jalan yang longsor diduga akibat tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari belakangan ini ditambah lagi, bagian pinggir jalan dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah oleh masyarakat, sehingga tekstur badan jalan jadi rapuh.

“Selain akibat curah hujan tinggi, bagian tepi jalan juga yang dijadikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, sehingga sampah yang menggunung tidak mampu tertahan oleh tanah dan tanah juga menjadi rapuh,” ungkapnya.

Dikatakannya, pihaknya juga sudah berkordinasi dengan sejumlah instansi Pemkab Tapsel seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) guna mencari solusi agar kondisi jalan segera diperbaiki.

“Kita juga sudah koordinasi dengan beberapa Dinas terkait di Pemkab Tapsel agar kondisi jalan segera diatasi dan arus lalu lintas secepatnya bisa normal kembali dan diimbau kepada pengguna jalan yang akan melintas agar tetap berhati-hati, apalagi kondisi cuaca tidak menentu dan selalu mengutamakan keselamatan dengan melengkapi alat-alat keamanan saat berkendara,“ ujarnya. 

Sementara saat meninjau jalan longsor tersebut, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu berjanji segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut dan membangun TPA sampah agar warga tak membuang sampah di sisi jalan tersebut.

Dikatakannya, longsornya badan jalan tersebut akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak beberapa hari yang lalu. Kondisi tersebut diperburuk dengan timbunan sampah yang menggunung di tepi jalan

“Saya mengimbau agar masyarakat tidak lagi membuang sampah ke tempat ini, sehingga badan jalan tidak rapuh dan tidak mudah longsor,“ katanya seraya mengimbau agar pengendara tidak melintas dari kawasan ini, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 

                                                                   











         



Komentar