IPK Paluta Peduli Gotong Royong Perbaiki Rumah Warga Yang Terkena Bencana

Redaksi: Kamis, 02 November 2017 | 07.19.00

Anggota IPK Paluta bergotong royong memperbaiki atap rumah warga yang rusak akibat diterpa angin kencang beberapa waktu lalu di Desa Aek Haruaya, Kecamatan Portibi Kabupaten Paluta, Rabu (1/11). (Foto: Riswandy)


PALUTA| HARIAN9
Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda daerah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengakibatkan sejumlah kerusakan pada rumah milik warga. 

Salah satunya adalah rumah milik Kumpul Siregar yang merupakan warga desa Aek Haruaya, Kecamatan Portibi yang mengalami kerusakan di bagian atap akibat dilanda angin kencang pada 29 Oktober lalu.

Peduli atas musibah tersebut, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK) Kabupaten Paluta bekerjasama dengan Ranting Khusus (Ransus) IPK Aek Haruaya, Kecamatan Portibi melakukan bakti sosial untuk memperbaiki rumah warga tersebut.

Perbaikan rumah yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD IPK Paluta Erando Mustuapari Harahap didampingi Ketua Ransus IPK Aek Haruaya Berlin Hamonangan Siregar, disaksikan Wakil Ketua DPW IPK Sumut yang juga Koordinator Wilayah (Korwil) IPK Tabagsel Darwin Lubis, Ketua PAC IPK Portibi Pulle Harahap beserta puluhan kader IPK yang bergotong royong memperbaiki kerusakan rumah warga.

Ketua Ransus IPK Aek Haruaya Berlin Hamonangan Siregar mengatakan, kegiatan bakti sosial ini merupakan rasa kepedulian dari para kader IPK Paluta terhadap kondisi sosial di tengah-tengah masyarakat sekitar sekaligus bentuk langkah karya nyata menunjukkan rasa kepedulian terhadap warga yang membutuhkan uluran tangan dan bantuan.

“Kegiatan ini sebagai bentuk dari rasa kepedulian Keluarga Besar IPK terhadap sesame, sesuai slogan IPK “ Karya Nyata, Bukan Karya Kata," ujar Berlin Hamonangan Siregar, di sela-sela bakti sosial tersebut

Ditambahkannya, untuk dana yang digunakan melakukan perbaikan rumah warga ini merupakan hasil sumbangan sukarela dari kader Ransus IPK Aek Haruaya beserta warga sekitar dan dibantu oleh kader IPK Kabupaten Paluta dan PAC IPK Kecamatan Portibi.

Sementara, Ketua DPD IPK Kabupaten Paluta Erando Mustuapari Harahap mengatakan kegiatan bakti sosial perbaikan rumah warga yang dipelopori oleh Ransus IPK Aek Haruaya ini adalah bentuk rasa tanggap terhadap kondisi serta situasi sosial masyarakat sekitar.

Ditegaskannya, perhatian dan kepedulian sosial terhadap masyarakat sangat diutamakan didalam tubuh organisasi IPK yang selalu ditanamkan kepada seluruh kader dan hal seperti saat ini yang ditunjukkan oleh Ransus IPK Aek Haruaya adalah salah satunya pengaplikasian dalam kehidupan sehari-hari.

“Karya Nyata bukan hanya sekedar slogan, tapi harus dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari. IPK itu harus tanggap dan peduli pada kondisi sosial masyarakat, IPK Setia dan Karya Nyata Bukan Karya Kata,“ ucapnya.

Ia juga mengucapkan apresiasi kepada kader Ransus IPK Aek Haruaya dan seluruh kader IPK Paluta yang terus membuktikan karya nyata terhadap perbaikan kondisi sosial kehidupan masyarakat sekitar.

Wakil ketua DPW IPK Sumut Darwin Lubis yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap seluruh kader IPK Paluta khususnya Ransus IPK Aek Haruaya yang selalu mengaplikasikan slogan IPK yakni Karya Nyata Bukan Karya Kata dalam kehidupan terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar.

Diharapkannya, langkah yang seperti ini agar dapat selalu dilaksanakan kedepannya sehingga seluruh kader IPK menjadi pelopor kemajuan dengan tetap menempatkan diri ditengah masyarakat dalam segala bidang untuk mendukung kemajuan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di daerah Paluta.

Terpisah, Kumpul Siregar, warga yang rumahnya direnovasi mengucapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh kader IPK yang bergotong royong memperbaiki kerusakan rumahnya akibat terpaan angin kencang pada 29 Oktober lalu.

Dirinya merasa bangga dan haru atas rasa kepedulian dan rasa ikhlas yang ditunjukkan oleh para pemuda yang tergabung dalam organisasi IPK yang begitu antusias meringankan beban yang dialaminya. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 
                                                 
                                                                                               









Komentar