Kemendag Sambut Baik Jasa Pengiriman Uang WNI dari Arab Saudi

Redaksi: Sabtu, 11 November 2017 | 07.19.00

Kepala ITPC Jeddah Gunawan saat mendampingi dan memfasilitasi pertemuan kedua perusahaan, bersama dengan Pelaksana Fungsi Ekonomi KJRI Jeddah, Jumat (10/11). (Foto: kemendag)


JEDDAH| HARIAN9
Kementerian Perdagangan menyambut baik ekspansi PT Finnet Indonesia di bidang teknologi informasi ke Arab Saudi. PT Finnet Indonesia yang merupakan anak perusahaan PT Telkom Indonesia ini bekerja sama dengan Halawani Exchange dari Arab Saudi untuk membuka layanan pengiriman uang (remittance) secara daring. Kerja sama ditandatangani pada 30 Oktober 2017 di Jeddah, Arab Saudi.

Kerja sama ini akan mempermudah warna negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi untuk mengirim uang ke kampung halaman.

“Kerja sama ini menghasilkan layanan yang sangat bermanfaat bagi pekerja Indonesia di Arab Saudi, serta berkontribusi meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi,” kata Kepala ITPC Jeddah Gunawan saat mendampingi dan memfasilitasi pertemuan kedua perusahaan, bersama dengan Pelaksana Fungsi Ekonomi KJRI Jeddah, Jumat (10/11).

Melalui layanan pengiriman uang ini, WNI di Arab Saudi dapat mengirim uang kepada keluarga di Indonesia lewat skema pengiriman ke rekening bank (cash to bank) atau pengiriman tunai (cash to cash). 

Untuk cash to bank, Finnet meneruskan kiriman uang secara real-time ke bank di seluruh Indonesia. Lalu untuk cash to cash, Finnet meneruskan kiriman uang secara real-time ke seluruh gerai Pegadaian dan Alfamart.

Menurutnya, kerja sama kedua perusahaan ini akan menghasilkan layanan dengan biaya lebih terjangkau dan efisien dibanding penyelenggara layanan lainnya dari Arab Saudi. Uang kiriman juga langsung dapat diterima dan diambil di tempat tujuan. 

Ditambahkannya, Finnet dan Halawani telah memiliki lisensi untuk menyelenggarakan layanan ini dari Bank Indonesia dan Saudi Arabian Monetary Authority, bank sentral Arab Saudi.

Konsul Jenderal RI Jeddah, M. Hery Saripudin dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa Tim Ekonomi dan Perdagangan KJRI Jeddah juga sangat mendukung upaya Finnet untuk melebarkan sayap bisnisnya ke pasar Arab Saudi ini mengingat Arab Saudi merupakan pasar yang dikuasai oleh pemasok terbatas (captive market).

“Ini merupakan peluang besar bagi Finnet, khususnya terkait dengan layanan pengiriman uang karena banyak WNI bekerja di Arab Saudi. Selain itu jumlah jamaah haji dan umrah yang datang ke Arab Saudi setiap tahun sangat besar, mencapai lebih dari 1,2 juta orang,” ungkap Hery.

PT Finnet Indonesia bergerak di bidang pembayaran digital. Perusahaan ini didirikan tahun 2006 dengan kepemilikan saham 60 persen PT Telkom Indonesia dan 40 persen Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Indonesia.

Sementara itu Halawani Exchange adalah sebuah perusahaan Arab Saudi yang bergerak di berbagai sektor jasa dan layanan, mulai dari keuangan, pariwisata, hingga bisnis makanan dan minuman. (rel/03)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar