Kemensos Siapkan Juknis Penyaluran Bansos

Redaksi: Selasa, 07 November 2017 | 12.49.00

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat dalam rapat koordinasi penyusunan draft Juknis di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (6/11). (Foto: kemensos)


JAKARTA| HARIAN9 
Kementerian Sosial menyiapkan petunjuk teknis (juknis) penyaluran bantuan sosial jelang perluasan Program Keluarga Harapan (PKH) 2018 mendatang.

Juknis ini diharapkan dapat digunakan sebagai panduan pelaksanaan bagi Himpunan Bank Negara (Himbara) dalam menyalurkan bansos non tunai.

"Lewat Juknis ini peran perbankan lebih komprehensif. Termasuk diantaranya dalam hal memberikan edukasi dan sosialisasi kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM)," ungkap Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat dalam rapat koordinasi penyusunan draft Juknis di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (6/11).

Dikatakannya, Juknis ini adalah penyempurnaan dari Juknis tahun sebelumnya dan mulai berlaku tahun 2018. Dalam Juknis tersebut, memuat alur penyaluran PKH mulai dari koordinasi pelaksanaan, pembukaan rekening, sosialisasi dan edukasi, penyaluran bantuan dan distribusi KKS serta penarikan.

"Juga memuat sanksi bagi perbankan jika melenceng dari skema penyaluran bansos," tambahnya.

Menurutnya, penyusunan Juknis ini menjadi sangat penting mengingat, tahun 2018 mendatang jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH akan berkali lipat hingga 10 juta dari sebelumnya hanya 6 juta di tahun 2017.

Disebutkannya, penyaluran bansos secara non tunai merupakan terobosan besar Pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan dan kendala yang timbul seperti saat bansos disalurkan secara tunai. 

Lewat non tunai, Pemerintah berharap bansos memenuhi prinsip 6 T yaitu tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat administrasi dan tepat kualitas.

Selain itu juga mengurangi perilaku konsumtif masyarakat, membangun kebiasaan menabung dan meningkatkan pemahaman penerima bantuan terkait pentingnya merencanakan keuangan dengan baik, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (kemensos/03)
Editor: Mardan H Siregar





Komentar