Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Harap Festival Oleh-Oleh Tabagsel Jadi Motivasi Pelaku UMKM

Redaksi: Minggu, 12 November 2017 | 00.39.00

Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Hj. Taty Aryani Tambunan, SH saat menerima kunjungan panitia festival oleh-oleh Tabagsel dipimpin ketua panitia Dr.Kiman Siregar. S.TP.M.Si didampingi penangungjawab keguatan Ir. Ali Muda Siregar dan humas panitia Messa Siadari, SE di kediamannya Jalan Sema Lian Kosong Padangsidimpuan baru-baru ini. (Foto: Riswandy)


PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan Hj. Taty Aryani Tambunan, SH mendukung sepenuhnya kegiatan festival oleh-oleh Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) yang diselengarakan Institute Tabagsel dan diinisiasi “Bolu Salak Kenanga” yang direncanakan berlangsung 15-17 Desember 2017, di Halaman Bolak Kota Padangsidimpuan dan diharapkan melalui kegiatan tersebut semakin memotivasi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tidak saja di Kota Padangsidimpuan tapi juga di Tabagsel pada umumnya.

“Kita sangat mengapresiasi kegiatan festival oleh-oleh Tabagsel ini baru pertama kali dilaksanakan dan digagas oleh institute Tabagsel yang didalam organisasi tersebut diisi oleh putra-putri Tabagsel di perantauan guna mendorong semangat dan inovasi usaha khususnya para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Tabagsel khususnya di Kota Padangsidimpuan,“ ujar Hj. Taty Aryani Tambunan, SH, Jumat (10/11).

Taty mengharapkan, pada festival oleh-oleh Tabagsel itu nantinya, Pemko Padangsidimpuan melalui Dinas terkait dapat menyiapkan berbagai jenis produk unggulan Kota Padangsidimpuan khususnya yang dikelola UMKM seperti tenun, makanan berbahan baku salak, makanan ringan khas Kota Padangsidimpuan dan produk lainnya.

Selain itu juga katanya, karena festival tersebut merupakan salah satu ajang promosi produk-produk local, kiranya kesempatan ini tidak di sia-siakan dan diharapkan juga, organisasi institute Tabagsel yang memiliki secretariat di Jakarta agar tidak hanya melaksanakan kegiatan festival saja. 

Tetapi lebih dari itu organisasi milik putra-putri Tabagsel ini bisa membina UMKM di daerah untuk bisa mengelola UMKM secara profesional dan juga mengupayakan pangsa pasar baik nasional maupun internasional bagi produk unggulan dari Kota Padangsidimpuan, sebab UMKM merupakan tonggak peningkatan perekonomian masyarakat.

“Institute Tabagsel ini juga kiranya bisa mencari sulusi dan melakukan pembinaan UMKM di daerah ini, bagaimana cara mengelola UMKM secara profesional dan juga mengupayakan pangsa pasar baik nasional maupun internasional bagi produk unggulan dari Kota Padangsidimpuan, sehingga perekonomian masyarakat bisa berkembang dengan baik,“ katanya.

Terpisah, Ketua pamitia festival oleh-oleh Tabagsel Dr.Kiman Siregar. S.TP.M.Si didampingi penangungjawab keguatan Ir. Ali Muda Siregar dan Humas panitia Messa Siadari, SE mengatakan, kegiatan festival oleh-oleh yang akan digelar oleh institute Tabagsel ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan berbagai produk unggulan UMKM yang bisa dijadikan “oleh-oleh” dari Tabagsel.

Disebutkannya, pelaksanaan even ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari di Halaman Bolak Kota Padangsidimpuan dan dalam event tersebut akan menampilkan beberapa event diantaranya, pameran makanan dan minuman oleh-oleh khas Tabagsel, pameran kerajian tangan, pameran kerajinan seni dan budaya, pameran ekonomi kreatif serta memperkenalkan pelaku dunia usaha UMKM.

“Selain untuk memperkenalkan produk-produk UMKM dan para pelaku dunia usaha dengan pihak investor diwilayah Tabagsel, festival ini harapan kita semua produk daerah dikenal tingkat nasional maupun internasional,“ ujar Kiman.

Ditambahkannya, festival yang agenda pelaksanaannya pada bulan Desember 2017 mendatang, juga dimaksudkan untuk mengintegrasikan antara produsen dan konsumen pelaku-pelaku UMKM dengan masyarakat luas yang ada dikawasan itu.

“ Tabagsel merupakan daerah yang kaya dan subur namun sejauh ini industri hilir dari berbagai produknya belum bisa menjangkau semua nusantara. Untuk itu kita inisiasi dengan kegiatan ini,” katanya.

Ditambahkannya lagi, untuk mememajukan industri hilir tersebut pihaknya melalui Tabagsel Institute yang bekerjasama dengan toko “Bolu Salak Kenanga” yang berperan sebagai penyambung antara produsen, pelaku-pelaku UMKM, Perbankan sehingga nantinya industri hilir ini dapat menjangkau seluruh nusantara.

“Untuk memudahkan integrasi ini maka kita buat Festival oleh-oleh Tabagsel, sehingga nantinya produk-produk UMKM dari wilayah kita bisa lebih terkenal dan diharapkan event ini nantinya dapat menguntungkan semua pihak, termasuk Pemda, Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UMKM yang secara terus-menerus ingin memajukan dan mensejahterakan masyarakatnya,” harap Kiman Siregar. (Wan9)
Editor: Madan H Siregar
                                                                        


                             

Komentar