Koramil 0824/15 Karya Bakti TNI Benahi Rumah Warga Tidak Mampu

Redaksi: Senin, 06 November 2017 | 00.54.00

Danramil 0824/15 Bangsalsari Kapt Arm Hendra Faizar memimpin karya bakti TNI dengan sasaran membenahi rumah tidak layak huni yang ditempati oleh Moh Aldi 14 tahun warga Dsn Andongsari Ds Tugusari Kec Bangsalsari Jember penyandang cacat (polio), pada Minggu (05/11/2017) Pukul 07.00 WIB. (Foto: Sis24)

JEMBER| HARIAN9
Komandan Rayon Militer (Danramil) 0824/15 Bangsalsari Kapt Arm Hendra Faizar memimpin karya bakti TNI dengan sasaran membenahi rumah tidak layak huni yang ditempati oleh Moh Aldi 14 tahun warga Dsn Andongsari Ds Tugusari Kec Bangsalsari Jember penyandang cacat (polio), pada Minggu (05/11/2017) Pukul 07.00 WIB.

Karya bakti tersebut melibatkan 10 orang TNI anggota Ramil 0824/15, Kepala Desa dan 12 orang perangkatnya, Masyarakat sekitar lokasi 31 orang, dengan sasaran pengerjaan atap rumah (penggantian) kayu usuk, reng dan lain-lainnya.

Hal tersebut berawal dari kondisi rumah yang mau roboh dan warga masyarakat sekitar menginformasikannya kepada Babinsa Serma Supatmo  kemudian dikoordinasikan kepada Kepala Desa Saenol Arifin yang mengajak dilaksankannnya kerja bakti ramai-ramai untuk membenahinya.

Setelah dilaporkan kepada Danramil 0824/15 Kapten Arm Hendra Faizar langsung menyetujuinya untuk didukung tenaga dari personel Koramil yang sedang tidak melaksanakan dinas lain untuk mebantu pengerjaannya, agar segera selesai karena saat ini musim hujan.

Kepala Desa Saenol Arifin dalam wawancaranya disela-sela kegiatan tersebut menyampaikan terima kasih atas nama masyarakat kepada Koramil 0824/15 Bangsalsari yang mendukung penuh dilaksanakannya karya bakti TNI ini, sehingga pengerjaannya lebih cepat dan teratur sehingga dapat diselesaikan hari ini juga.

Menyikapi kegiatan tersebut Komandan Kodim 0824 saat dikonfirmasi menyampaikan terima kasih kepada jajarannya yang telah berupaya membantu pengerjaan pembenahan rumah warga yang kurang mampu dan mengalami kekurangan fisik tersebut.

Di samping merupakan program kegiatan yang harus selalu dilaksanakan karya bakti tersebut benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, karena dalam kegiatan tersebut tidak hanya membantu warga yang kurang mampu, namun memberikan pembelajaran akan pentingnya memelihara kegotong-royongan masyarakat sebagai bagian dari kekuatan pertahanan wilayah.

Karena dalam kegotong-royongan akan menumbuhkan kerja sama, persatuan dan kesatuan dalam mengerjakan suatu pekerjaan, untuk itu jangan sampai budaya gotong royong tersebut hilang dari masyarakat Bangsa Indonesia. (Sis24)
Editor: Mardan H Siregar  




Komentar