Mapolres Aceh Tamiang Ungkap Jaringan Sindikat Pengedar Narkotika

Redaksi: Rabu, 01 November 2017 | 22.53.00

Jajaran Kepolisian Wilayah Hukum Polres Kabupaten  Aceh Tamiang menggelar konferensi Pers terkait penangkapan narkotika seusai pelaksanaan Apel gelar pasukan Operasi Zebra Rencong Tahun 2017 yang berlangsung dihalaman Mapolres Aceh Tamiang, Rabu (01/11/2017). (Foto: Andi Saputra)

ACEH TAMIANG| HARIAN9 
Jajaran Kepolisian Wilayah Hukum Polres Kabupaten  Aceh Tamiang menggelar konferensi Pers terkait penangkapan narkotika seusai pelaksanaan Apel gelar pasukan Operasi Zebra Rencong Tahun 2017 yang berlangsung dihalaman Mapolres Aceh Tamiang, Rabu (01/11/2017).

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destian, SH MH yang didampingi oleh Wakapolres, Kasat Narkoba IPTU Wijaya Yudi Stira Putra, SH serta didampingi oleh Sekda Aceh Tamiang dan Dandim 0104/Aceh Timur menjelaskan Kasus kejahatan penyalahgunaan Narkotika dan obat terlarang dalam dewasa ini sudah menjadi penyakit masyarakat yang merupakan kejahatan yang perlu diantisipasi dan tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Guna menghadapi kondisi masyarakat yang demikian, jajaran kepolisian Polres Aceh Tamiang bersama Polsek melaksanakan kegiatan operasi kepolisian kewilayahan dengan kata sandi "ANTIK RENCONG 2017" yang bertujuan dalam pencegahan, penanggulangan, pemberantasan dan penindakan segala bentuk kejahatan penyalahgunaan gunaan Narkotika dan obat terlarang yang dilaksanakan selama 20 (Dua Puluh) hari yang dimulai sejak tanggal 12 Okteber 2017 dan berakhir pada tanggal 31 Oktober 2017," ungkap Kapolres.

Selain itu, Kapolres Aceh Tamiang yang berpangkat melati Dua itu menjelaskan juga Dari hasil selama melaksanakan operasi Antik Rencong 2017 yang berlangsung di depan Mapolres Aceh Tamiang dan pihak Polsek jajaran, pihaknya berhasil mengungkap 15 (Lima Belas) kasus diantaranya, 12 (Dua Belas) kasus Narkotika jenis Shabu-Shabu, 2 (Dua) kasus Narkotika jenis Daun ganja kering dan 1 (Satu) kasus penyalah guna obat terlarang berupa pil ekstasi.

"Dari ke 15 kasus tersebut sebanyak 6 kasus ditangani oleh Sat Resnarkoba dan 9 kasus ditangani oleh pihak Polsek jajaran Mapolres Aceh Tamiang, Dengan jumlah tersangka yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian jajaran Mapolres Aceh Tamiang sebanyak 28 (Dua Puluh Delapan) orang yang terdiri dari 27 laki-laki dan 1 orang jenis kelamin perempuan," jelasnya.

Lebih lanjut, AKBP Zulhir Destian, SH MH yang didampingi kasat Narkoba IPTU Wijaya Yudi Stira Putra, SH dalam Jumpa Pers terkait Pengungkapan Narkotika menjelaskan Dari ke 28 (Dua Puluh Delapan) orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dikatakan katagorikan 10 (Sepuluh) orang sebagai pengedar, 7 (Tujuh) orang sebagai kurir dan 11 (sebelas) orang ditetapkan sebagai pemakai. 

Dan barang bukti yang berhasil disita oleh pihak kepolisian jajaran Mapolres Aceh Tamiang sebanyak 94,17 gram narkotika jenis Shabu, 96,021,13 Gram Daun ganja kering, 108 Butir  berupa pil ekstasi dan 1(Satu) unit kendaraan roda 4 serta 6 (Enam ) unit sepeda motor.

Ditambahkannya, perbandingan dalam melaksanakan Operasi Antik Rencong Pada Tahun 2016 dengan Operasi Antik Rencong Tahun 2017, pada tahun 2016 terungkap sebanyak 11 (Sebelas) Kasus dengan mengamankan 11 tersangka berupa barang bukti yang berhasil disita 0,30 gram narkotika jenis shabu, 458 Gr daun ganja kering.

Sedangkan pada ada tahun 2017 berhasil mengungkap jaringan pengedar Narkotika sebanyak 15 kasus, mengamankan sebanyak 28 orang sebagai tersangka dan berhasil menyita berupa barang bukti narkotika jenis Shabu sebanyak 94,17 gram, 96.021.13 gr daun ganja kering dan 108 butir pil ekstasi.

"Sesuai dengan undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dari 28 (Dua Puluh Delapan) orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dapat dipidana dengan ancaman paling singkat 4 (Empat) tahun dan paling Lama 20 (Dua Puluh) tahun kurungan penjara dan denda maksimum Rp.8000.000.000 (Delapan Milyar Rupiah) sebagai mana dimaksud dalam Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," tutup Kapolres Aceh Tamiang.

Di samping itu, dari hasil pantauan pihak wartawan dalam pelaksanaan tersebut, dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, perwira jajaran Mapolres Aceh tamiang, perwakilan dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala simpang dan Dandim 0104/Aceh Timur. (Andi9).
Editor: Mardan H Siregar 

Komentar