Menhub: Taksi Reguler Dan Online Wajib Lakukan Uji KIR

Redaksi: Selasa, 07 November 2017 | 12.32.00



JAKARTA| HARIAN9
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Minggu (5/11) usai meninjau langsung Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UPPKB) di Pulogadung, Jakarta Timur.

Disampaikannya, uji KIR (berkala) adalah bagian yang harus dipenuhi karena berkaitan dengan keselamatan penumpang. Untuk itu seluruh taksi baik reguler dan online wajib melakukan uji KIR.

“Uji KIR adalah kewajiban dari kendaraan komersial yang akan melakukan kegiatan (pelayanan angkutan transportasi). Uji KIR adalah bagian yang harus dipenuhi karena ini berkaitan dengan keselamatan,” tegasnya.

Terkait kewajiban ini, dikatakannya, akan memberikan waktu kepada seluruh angkutan sewa khusus untuk memenuhi sejumlah aspek yang ada dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM 108 Tahun 2017 termasuk melakukan uji KIR kendaraan.

“Kami akan memberikan batas waktu maksimal tiga bulan, lakukan dengan segera. Selain uji KIR yang dilaksanakan pemerintah, kita juga bekerja sama dan memberikan kesempatan terhadap swasta untuk melayani uji KIR ini,” katanya.

Adapun perusahaan swasta yang melayani uji KIR kendaraan yakni para Agen Pemegang Merk (APM). Diharapkannya, dengan keterlibatan APM proses uji KIR kendaraan akan lebih cepat.

Terkait kewajiban stiker pada angkutan sewa khusus, Budi memastikan teknis pemasangannya akan dicari jalan keluar terbaik, stiker akan dipasang di depan dan belakang. 

"Untuk besarnya dan teknis pemasangannya, mungkin dalam minggu ini sudah ada kepastian. Saya sudah tugaskan kepada Dirjen Perhubungan Darat untuk bertemu semua aplikator cari jalan terbaik,” ujarnya.

Terkait pemberian sanksi, disebutkannya, akan membahas lebih lanjut dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Untuk itu Budi kembali menegaskan para pengemudi angkutan sewa khusus harus mematuhi PM 108 Tahun 2017.

Turut mendampingi Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono, Wakil Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Sigit Wijatmoko, Sekretaris Jenderal Organda Ateng Haryono, dan sejumlah pejabat terkait. (kemenhub/03)
Editor: Mardan H Siregar





Komentar