Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi Harus Dipertahankan

Redaksi: Minggu, 26 November 2017 | 14.26.00

Menkeu Sri Mulyani Indrawati memberikan keynotespeech dalam acara Projo Public Lecture di Auditorium Adhiyana Wisma Antara Jakarta (22/11). (Foto: kemenkeu)

JAKARTA| HARIAN9
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa ekonomi Indonesia harus tumbuh cukup tinggi, berkelanjutan, tumbuh inklusif dan berkeadilan agar dapat terus memerangi kemiskinan dan kesenjangan. Hal itu disampaikannya pada acara Projo Public Lecture yang bertema “Indonesia Menuju Kekuatan Ekonomi Dunia” di Auditorium Adhiyana Wisma Antara Jakarta pada Rabu (22/11). 

"APBN kita harus dijaga sebagai instrumen yang dapat menjaga stabilitas harga,  inflasi, nilai tukar, sektor keuangan yang efisien, kebijakan makroprudensial yang baik sehingga resiko yang berasal dari sektor keuangan bisa terus diatasi atau diminimalkan," tukasnya.

Dijelaskannya, pengaruh dari kondisi ekonomi global menjadi salah satu tantangan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dan inklusif agar mampu menciptakan keadilan sehingga dapat mengurangi dan memerangi kemiskinan dan kesenjangan.

"Indonesia tidak hidup sendirian di dunia ini, dan kita adalah negara yang terbuka. Oleh karena itu, ekonomi Indonesia selalu dipengaruhi oleh (dunia) atau kita juga bisa mempengaruhi ekonomi dunia," jelasnya.

Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif tinggi diantara negara-negara G-20, namun Indonesia tidak boleh terlena dan harus tetap menjaga momentum pertumbuhan. 

"Di antara G-20 kita termasuk tertinggi ketiga sesudah RRT (Republik Rakyat Tiongkok) dan India. Kita harus tetap menjaga momentum itu bahkan pada saat situasi dunia dihantam oleh krisis dan komoditi yang drop," ungkapnya. (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar



Komentar