Panglima TNI: Pengalaman Prajurit TNI Dalam Misi PBB Sangat Berharga

Redaksi: Jumat, 03 November 2017 | 00.09.00

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada saat upacara penyambutan 107 personel Satgas MTF TNI Konga XXVIII-I/Unifil usai melaksanakan misi PBB di Lebanon dengan KRI Bung Tomo-357, bertempat di Dermaga Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Kamis (2/11/2017). (Foto: Puspen TNI)  


JAKARTA| HARIAN9
Pengalaman prajurit TNI dalam menjalankan misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda XXVIII-I/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) TA 2016, sangat berharga sekaligus membawa nama baik TNI serta membanggakan bagi seluruh bangsa dan negara Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada saat upacara penyambutan 107 personel Satgas MTF TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-I/Unifil usai melaksanakan misi PBB di Lebanon dengan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bung Tomo-357, bertempat di Dermaga Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Kamis (2/11/2017).

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan kepada para prajurit yang telah selesai melaksanakan misi sebagai peacekeepers di Lebanon, agar tetap pelihara semangat dan kekompakan yang mencerminkan soliditas TNI sebagai kekuatan bangsa yang dapat diandalkan. 

“Jaga prestasi dan reputasi yang telah diraih bagi pelaksanaan tugas berikutnya di kesatuan masing-masing dengan lebih disiplin, kreatif dan dedikatif,” ucapnya.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menekankan kepada para prajurit bahwa Alutsista maupun perlengkapan pendukung yang dipergunakan selama bertugas, agar dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku. 

“Ke depan tentu masih akan banyak penugasan-penugasan lain yang memerlukan Alutsista dan perlengkapan lainnya,” katanya.

Disisi lain amanatnya, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga mengingatkan agar senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta teruslah berlatih dan berlatih untuk mencapai profesionalitas keprajuritan. 

“Perjuangan TNI saat ini adalah bagaimana membangun kemampuan dalam menjalankan tugas dengan baik, berani, tulus dan ikhlas,” ucapnya.

Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan kepada para personel Satgas MTF TNI Konga XXVIII-I/Unifil yang baru saja kembali setelah melaksanakan misi PBB selama satu tahun, agar segera menyesuaikan diri.  “Sesuaikan dirimu, baik fisik maupun mental dengan keluarga, kesatuan maupun lingkungan sosial di tempat kalian berada, agar dapat melaksanakan tugas berikutnya dengan baik,” tuturnya.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi, semangat dan loyalitas selama melaksanakan tugas pada misi PBB Satgas Maritime Task Force TNI Kontingen Garuda XXVIII-I/Unifil Lebanon,” pungkas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Dalam rangkaian upacara tersebut, para personel Satgas MTF TNI Konga XXVIII-I/Unifil yang dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo, S.E. sebagai Komandan Satas, menerima penghargaan Tanda Kehormatan Satyalencana Santi Dharma dari Presiden RI berdasarkan Keppres Nomor 10/TK/tahun 2017 tanggal 25 Januari 2017, yang disematkan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. (Autentikasi: Kabidpeninter Kolonel Laut (KH) Drs. Edys Riyanto, M.Si).rel/03.
Editor: Mardan H Siregar 











Komentar