Pelaku Penggelapan Dan Penadah Diamankan Polsek Sunggal

Redaksi: Kamis, 30 November 2017 | 11.41.00

Pelaku penggelapan sepeda motor dan penadahnya diapit Provost dan Sabhara Polsek Medan Sunggal. (Foto: Joko Hendro)


MEDAN| HARIAN9
Satu bulan lebih diburon, akhirnya pelaku penggelapan sepeda motor berhasil diamankan Polsek Medan Sunggal. Dan setelah dikembangkan, penadahnya juga ikut diamankan, Rabu (29/11/2017).

Untuk pengusutan dan penyidikan lebih lanjut, tersangka Agus Prasetyo (26) warga Pasar IV Jslan Jati Dusun II A Desa Sei Mencirim Sunggal bersama penadahnya, Saheriadi (50) warga Fusun VII Gang Arjuna V Desa Sei Mencirim Sunggal langsung diboyong ke komando.
Dan barang bukti disita petugas berupa 1 Unit Sepeda Motor Yamaha Vega R warna hitam BK 2512 AAI.
Menurut informasi, Kamis, 23 Oktober 2017 sekitar pukul 18.00 WIB, pelaku Agus Prasetyo berpura-pura meminta pekerjaan sebagai mekanik di bengkel korban, Siswanto (36) warga Jalan Klambir V Lingkungan II Desa Lalang Kecamatan Sunggal.
Karena percaya, korban lalu menyuruh pelaku untuk memperbaiki sepeda motornya.
Dan ketika korban masuk ke dalam rumahnya, pelaku langsung membawa pergi sepeda motor tersebut.
Namun setelah ditunggu-tunggu pelaku tidak juga kembali.

Merasa tidak senang, korban selanjutnya melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke Polsek Medan Sunggal.
Dan tidak lama kemudian, pelaku menggadaikan sepeda motor tersebut kepada seorang penadah bernama Saheriadi sebesar Rp2.100.000 dan berjanji akan menebusnya dalam tempo seminggu.
Saat korban mengisi minyak di SPBU Terminal Pinang Baris Jalan TB Simatupang, dia melihat pelaku Agus Prasetyo langsung menghubungi Polsek Sunggal dan personel Reskrimnya berhasil menangkap tersangka.
Setelah dikembangkan, penadah sepeda motor bernama Saheriyadi juga berhasil diamankan dirumahnya bersama barang bukti sepeda motor.
Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna, SH, SIK, melalui Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak, SH, kepada Wartawan membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Tersangka Agus Prasetyo dikenakan Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman 4 tahun penjara dan Saheriyadi melanggar Pasal 480 KUHPidana dengan hukuman 4 tahun penjara," jelas mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota. (HJ9)


Komentar