Penyelenggaraan Haji Indonesia Terbaik Di Dunia

Redaksi: Minggu, 05 November 2017 | 06.38.00

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’thi mengapresiasi Kementerian Agama atas kinerja baik dalam penyelenggaraan ibadah haji 2017. (Foto: kemenag)


LIMA PULUH KOTA| HARIAN9
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’thi mengapresiasi Kementerian Agama atas kinerja baik dalam penyelenggaraan ibadah haji 2017. 

Kinerja baik itu ditandai dengan meningkatnya hasil survei indeks kepuasan jemaah haji yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Saya menyampaikan selamat atas prestasi Kemenag yang tahun ini, khususnya dalam pelayanan haji, mendapat apresiasi dan peningkatan luar biasa,” ujar Abdul Mu’thi saat memberikan sambutan mewakili PP Muhammadiyah pada peresmian Rusunawa Pondok Pesantren Modern Al Kautsar Muhammadiyah di Lima Puluh Kota, Sabtu (04/11).

Hadir dalam kesempatan ini, Menag Lukman Hakim Saifuddin, Wagub Sumatera Barat, Bupati Lima Puluh Kota, tokoh agama, serta pengasuh dan ratusan santri Pondok Pesantren Modern Al Kautsar Muhammadiyah.

“Penyelenggaraan haji Indonesia tahun 2017 di bawah koordinasi Kemenag adalah yang terbaik di seluruh dunia,” lanjutnya.

Menurutnya, capaian itu tidak terlepas dari leadership Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan kerjasama yang baik dari semua pihak. Prestasi tahun ini merupakan capaian membanggakan karena diperoleh justru pada saat kuota jemaah haji Indonesia kembali normal, bahkan bertambah hingga 221 ribu. 

“Jumlah yang banyak itu bisa kita jawab dengan keunggulan. Sebab, jumlah banyak tanpa keunggulan ibarat buih,” katanya. 

“Kami berharap agar peningkatan kualitas ini dapat dipertahankan dan Muhammadiyah siap terus menjalin kerjasama dengan Kementerian Agama,” tandasnya.

BPS telah merilis hasil survei tentang Indeks Kepuasan Jemaah Haji (IKJHI) tahun 2017. Hasil BPS menujukan kalau  indeks kepuasan tahun ini adalah  yang tertinggi selama 8 tahun penyelenggaraan survei. 

Dalam konferensi pers yang juga dihadiri oleh Menag,  Rabu (01/11), Kepala BPS Suharyanto data hasil survei sejak kali pertama. Pada tahun 2010, IKJHI  berada pada angka 81,45%, tahun 2011 naik menjadi 83,31%, 81,32% (2012), 82,69% (2013), 81,52% (2014), 82,67% (2015), sedangkan untuk tahun 2016 berada pada angka 83,83%. 

IKJHI tahun 2017 kembali naik menjadi 84,85%, dan capaian ini adalah yang tertinggi dari tahun-tahun sebelumnya. (kemenag/03)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar