Polres Kota Padangsidimpuan Ungkap Dua Kasus Tindak Pidana Pencurian

Redaksi: Kamis, 23 November 2017 | 05.58.00

Tiga tersangka dalam kasus pencurian saat diinterogasi usai konfrensi pers yang dilakukan Kapolres Padangsidimpuan AKBP Andy Nurwandy, S.Ik didampingi Kasat Reskrim AKP Zul Efendi, di Mapolres Kota Padangsidimpuan, Rabu (22/11). (Foto: Riswandy)


PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Kepolisian Resort (Polres) Padangsidimpuan melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Padangsidimpuan, berhasil mengungkap dua kasus tindak pidana pencurian di berbagai tempat di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan.

Kedua kasus tersebut masing-masing, kasus pencurian toko grosir Era Baru milik Untung Tarigan di Pasar Inpres Kelurahan Padangmatinggi Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan pada Sabtu (28/10) dan kasus pencurian di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan  Jalan  DR. FL Tobing Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan yang terjadi pada Minggu (5/11) sekira pukul 06.30 Wib.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Andy Nurwandy, S.Ik didampingi Kasat Reskrim AKP Zul Efendi, dalam keterangan pers di  Mapolres Kota Padangsidimpuan, Rabu (22/11) memaparkan, dari dua kasus tersebut pihaknya mengamankan tiga tersangka, masing-masing seorang tersangka dalam kasus pencurian toko grosir Era Baru milik Untung Tarigan yakni SHP (25) warga Desa Aek Tuhul, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan.

Kemudian dua tersangka kasus pencurian di RSUD Kota Padangsidimpuan  Jalan  DR. FL Tobing Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan yakni, SN alias  Eman (30) warga  Kelurahan Kantin Kecamatan  Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan dan tersangka IMN.

Kapolres menambahkan, penangkapan SHP dalam kasus pencurian toko grosir Era Baru  berdasarkan laporan polisi nomor  LP 436/X/2017/SU/Psp tertanggal 28 Oktober 2017, atas nama korban Untung Tarigan.

Untuk menangkap SHP, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menghadiahi timah panas ke kaki tersangka, karena ketika hendak ditangkap dari tempat persembunyiannya di Desa Purwodadi, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, tersangka mencoba melakukan perlawanan kepada petugas dan berusaha melarikan diri.

Akibat perbuatan tersangka, SHP, korban Untung Tarigan mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Sementara dari tangan tersangka, petugas pun mengamankan barang bukti hasil curian yakni 126 kaleng susu merk cap Tiga Sapi dan 106 Botol M150.

“Berkat kerja keras seluruh personil Satreskrim, kami berhasil mengungkap keda kasus yang sempat meresahkan masyarakat itu dan membekuk para tersangka dari berbagai lokasi di Kota Padangsidimpuan. Bahkan pencurian toko grosir tersebut ternyata didalangi oleh oknum penjaga malam pasar yang merupakan warga Desa Aek Tuhul Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, yang saat ini masih di buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Kota Padangsidimpuan,“ ujar AKBP Andy Nurwandi.

Kapolres jua menambahkan, untuk penangkapan SN alias  Eman dan IMN dalam kasus pencurian di RSUD Kota Padangsidimpuan, berdasarkan laporan polisi nomor : LP/484/XI/2017/SU/Psp tanggal 5  November 2017 atas nama korban Novia Rita Bernadetta Ritonga, warga  Kelurahan  Losung Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan.

Dalam kasus pencurian ini korban mengalami kerugian berupa dua unit handpone, uang sebanyak Rp.250.000,- dan dua pasang anting emas yang disimpan didalam sebuah tas milik korban yang saatt itu korban sedang menjaga adiknya yang dirawat di RSUD Padangsidimpuan.

“Seluruh tersangka kita ancam dengan pasal 363 KUHPidana,“ tegas Kapolres.

"Keberhasilan personil Polres padangsidimpuan berkat peran serta dan informasi masyarakat,“ paparnya. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar

                                                                                   



Komentar