Polsek Medan Labuhan Kejar Penganiaya Ibu dan Anak

Redaksi: Kamis, 23 November 2017 | 21.43.00

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan AKP N. Surbakti bezuk ibu dan anak korban penganiayaan. (Foto: Joko Hendro)


MEDAN| HARIAN9
Petugas Reserse kriminal (Reskrim) Polsek Medan Labuhan terus mengenjar pelaku penganiayaan terhadap ibu dan anak, Lisda Br Sinaga (38) dan Reinaldo Hutapea (11) yang  ditemukan warga dalam kondisi berlumuran darah di rumahnya Komplek TKBM Kelurahan Sei Mati pada, Rabu (22/11/2017) dini hari.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan AKP N. Surbakti mengatakan, pihaknya baru mendapat informasi terjadinya penganiayaan terhadap kedua korban pada Rabu pagi.

Mendapat informasi tersebut, Kanit Reskrim bersama anggotanya langsung mengecek kondisi korban di RS Mitra Medika.

"Kondisi korban Lisda Br Sinaga masih terbaring lemah dengan luka dibagian kepala, begitu juga dengan anaknya, sehinga belum dapat membuat laporan," ujar Kanit Reskrim.

Namun begitupun kami telah mengambil beberapa keterangan dari korban bahwa sebelumnya dirinya bertengkar dengan kekasihnya yang bernama Boston Simanjuntak karena korban menolak untuk dinikahi, sambung Kanit Reskrim lagi.

Berdasarkan keterangan korban, saat bertengkar, dia melihat kekasihnya memecahkan piring dan mengambil martil serta mengancam akan bunuh diri jika korban menolak untuk dinikahi, namun saat anak korban terbangun dari tidur, kekasihnya langsung memeluk anak korban dan membawanya ke dalam kamar.

"Melihat pelaku membawa anaknya ke dalam kamar, korban mengikuti karena takut anaknya dilukai, namun saat masuk ke dalam kamar korban langsung pingsan dan tidak mengingat apa - apa lagi, dan saat bangun korban sudah dalam keadaan terluka begitu juga anaknya, sehingga korban meminta tolong sama warga," terang Kanit.

"Saat ini kami masih berusaha mengumpulkan keterangan dari saksi - saksi dan kami juga berupaya mengejar pelaku, dan kami juga mengarahkan korban untuk membuat laporan Polisi," jelas Kanit Reskrim AKP N. Surbakti. (HJ9)



Komentar