Presiden RI Sholat Jumat di Mesjid AS Syuhada Langkat

Redaksi: Sabtu, 25 November 2017 | 06.29.00

Add caption


STABAT| HARIAN9
Presiden RI Joko Widodo dan rombongan melaksanakan Shalat Jumat di Mesjid As Syuhada Stabat.  Sebelumnya Presiden Joko Widodo yang didampingi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi naik helikopter dari Bandara Silangit, Siborong-borong, Tapanuli Utara, mendarat di Alun-alun Tengku Amir Hamzah Stabat Kabupaten Langkat, Jumat (24/11/2017). 

Selanjutnya, Jokowi langsung menunju Masjid As Syuhada persis di depan alun-alun dan rumah dinas Bupati Langkat Jl. Proklamasi, Stabat, untuk menunaikan shalat Jumat.

Ribuan masyarakat Langkat, Binjai dan sekitarnya memenuhi kawasan perkantoran Bupati Langkat di Stabat ini, guna menyaksikan Presiden Jokowi yang baru pertama kali menginjakkan kakinya di Bumi Langkat ini.  

Usai sholat Jumat, Presiden dan rombongan makan siang di salah satu rumah makan di Desa Perdamaian, tidak jauh dari Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Kompleks Perkantoran Bupati Langkat.

Di kabupaten Langkat, Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri akan membagikan 'Kartu Sakti' Indonesia Pintar dan Program Keluarga Harapan dilanjutkan dengan pembagian Sertifikat Tanah untuk masyarakat Langkat.
Selain Erry Nuradi, hadir mendamping Jokowi antara lain Menko Bid Maritim L.B Panjaitan, Menteri PUPR, Sekretaris Kabinet Parmono Anung, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A Djalil,  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi, serta Gubernur Sumatera Utara T.Erry Nuradi.

Presiden Joko Widodo menegaskan, pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk siswa yatim dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dapat menggunakan dana sebaik-baiknya untuk keperluan pendidikan dan kebutuhan hidup. 

Hal itu disampaikan Jokowi saat membagikan 1828 Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan pembagian 8300 sertifkat Hak Kepilikan Tanah atau Prona yang diberikannya untuk masyarakat Langkat, di gedung Serba Guna Langkat Berseri Kabupaten Langkat Sumatra Utara

"Dana KIP yang disalurkan benar-benar harus dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan anak," tegasnya.

Dia mengharapkan, pembagian kartu KIP dan PKH dapat mensejahterakan masyarakat dalam pendidikan. Agar generasi muda yang masih mengenyam pendidikan bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik tanpa memikirkan biaya.

"Tolong ibu-ibu ingatkan suaminya dengan cara baik-baik, kalau uang yang kita berikan Rp1,89 juta setahun untuk keperluan anak pendidikan. Biar anak-anak Indonesia pintar dan bangsa kita bisa bersaing dengan negara lain menjadi negara yang maju dan sejahtera," ucap mantan Gubernur DKI itu.

Ditambahkannya, dalam mewujudkan Indonesia yang sejahtera, ada banyak upaya dan terobosan yang telah dilakukannya, diantara lain dengan mengeluarkan Kartu Indonesia Pintar yang bertujuan untuk menghilangkan hambatan ekonomi siswa untuk bersekolah, sehingga nantinya membuat anak-anak tidak lagi terpikir untuk berhenti sekolah.

“Terima kasih atas sambutan ini, Langkat akan selalu menjadi kenangan tersendiri untuk saya” ujar  Ir.Joko Widodo dalam sambutannya.

Jokowi berharap, semua ini bermanfaat untuk masyarakat, dan tingkat kesejahetraan masyarakat semakin meningkat seiring adanya berbagai program yang ditujukan untuk masyarakat kurang mampu atau miskin.

Sementara itu, Bupati Langkat H. NgogesaSitepu SH saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan Presiden RI IrJoko Widodo ke Kabupaten Langkat.

“Kedatangan Presiden RI merupakan kehormatan bagi Langkat tanah yang bertuah ini dan tentunya memberikan berkah bagi masyarakat Langkat”  katanya.

Ngogesa berharap, kedatangan Presiden RI di Langkat dapat menumbuh kembangkan rasa persatuan dan kesatuan di bumi pertiwi khususnya Langkat, dan dengan kehadirannya, Presiden RI semakin dekat dengan masyarakat Indonesia.(hs9)

Komentar