Proyek Pembangunan Gedung Jamhur Desa Harapan Maju Diduga "Mark Up"

Redaksi: Selasa, 21 November 2017 | 14.33.00

Gedung Jamhur di Dusun III, Desa Harapan Maju diduga mark up karena tanpa plank. (Foto: Adam Malikira)


SEI LEPAN| HARIAN9
Masyarakat Desa Harapan Maju Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat mempertanyakan dana proyek Dana Desa (DD) tahun 2017  yang kini dalam tahab penyelesaian.

Berbagai masalah yang ada di Desa Harapan Maju diungkapkan Sula Barus warga Desa Harapan Maju di dampingi beberapa warga.Dalam perbincangan di salah satu warung dengan kru Harian9, Selasa (21/11).

Menurut Sula Barus dalam pembangunan gedung Jamhur di Dusun III diduga terindikasi korupsi karena sampai saat di lokasi proyek tidak terpasang plank.

"Namun beberapa waktu lalu ketika diresmikan camat sei Lepan " Saya dengar langsung" biayanya Rp.200 juta ditambah biaya swadaya masyarakat," ungkapnya.

Dibeberkannya, lebih lanjut bahwa proyek lainnya seperti pembuatan Polindes di Dusun IV Karya di kerjakan tanpa plank. Hal ini di amini Hendrik warga Tani Jaya.

Menurut Hendrik, Kepala Desa Harapan Maju, Darmianto tidak transparan karena material untuk pembangunan gedung Desa semua kepala desa yang suplay tanpa memberikan penuh kepada pekerja.

Kepala Desa ketika hendak dikonfirmasi kru Harian9 di ruang kerjanya sedang tidak berada di tempat, menurut staf pak Kades sedang ada urusan keluar.Di telpon dan di sms Kepala Desa Harapan Maju tidak mau mengangkat dan membalas untuk memberikan tanggapannya. (adam9)
Editor: Mardan H Siregar 











Komentar