Rumah Sakit Proveder BPJS Kesehatan Harus Jadi Rumah Kedua Bagi Pasien

Redaksi: Minggu, 19 November 2017 | 21.02.00

Angota VI BPK-RI bersama Direktur Utama BPJS Kesehatan di dampingi Deputi Direksi BPJS Kesehatan Sumut-Aceh. (Foto: Jaenal Abidin)

MEDAN| HARIAN9
Rumah sakit proveder bpjs kesehatan harus menjadi  rumah ke dua bagi masyarakat yang datang sehingga betah saat berobat.

Hal itu dikatakan Anggota VI BPK-RI, Hary Azhar Aziz di RS Bunda Thamrin Medan, Sabtu (18/11).

"Hak seluruh peserta harus dilayani, siapapun, kapanpun, dimanapun bisa mendapatkan haknya untuk berobat," katanya.

Dikatakannya, yang belum terdaftar di BPJS Kesehatan, dapat langsung didaftarkan melalui Kemensos. Prosesnya pembuatannya sekitar 1,5 bulan.

Kedatangan Hary Azhar Aziz bersama Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fachmi Idris ke rumah sakit tersebut untuk mengetahui secara langsung bagaimana kondisi pelayanan yang diberikan rumah sakit provider kepada peserta BPJS Kesehatan.

"Saya mau lihat secara langsung, apakah peserta BPJS benar dilayani dengan baik atau tidak," kata Fachmi kepada awak media.

Fachmi juga berkesempatan berdialog dengan beberapa orang pasien di antaranya, Siti Helena Siburian dan Sutrisno warga Medan.

Dari kedua pasien tersebut, Fachmi mendapatkan informasi kalau pelayanan yang di dapat memuaskan.
Hanya saja, Sutrisno menyampaikan jika istrinya belum terdaftar di BPJS Kesehatan, padahal ia sudah terdaftar.

Mendengar keluhan itu, Fachmi langsung meminta kepada Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan yang ikut mendampingi untuk segera dilakukan pengurusan pendaftarannya. 

"Nanti langsung daftarkan melalui kemensos saja ya bu," pungkasnya kepada kepala cabang BPJS Medan.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Sumut Aceh Budi Mohamad Arief, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan Ari Dwi Aryani dan lainnya.

Anggota VI BPK-RI, Hary Azhar Aziz, Fachmi Idris dan lainnya juga melakukan peninjauan ke beberapa pendaftaran. (Jae9)
Editor: Mardan H Siregar
                                                         







                              


Komentar