Sat Lantas Polres Tapsel Kerahkan Dua Alat Berat Evakuasi Bus ALS Dari Dasar Jurang

Redaksi: Senin, 27 November 2017 | 00.29.00

Proses evakuasi Bus PT ALS yang jatuh ke jurang berkedalaman sekira 25 meter di Jalinsum Desa Hasobe Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapsel, Sabtu (25/11). (Foto: Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Dua alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi bus PT. Antar Lintas Sumatera (ALS) dari dasar jurang berkedalaman sekira 25 meter di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Hasobe Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sabtu (25/11).

Proses evakuasi bus ALS yang metenggut 3 penumang tewas, 29 mengalami luka berat dan ringan itu  berlangsung selama 5 jam dibawah pengawalan puluhan personil Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tapsel dipimpin Kasat Lantas AKP. Muri Yasnal, SH.

Selain mengawal proses evakuasi, sebahaguan personil Sat Lantas dibantu personil Dinas Perhubungan Kabupaten Tapsel juga melakukan pengamanan jalan raya yang macet selama proses evakuasi berlangsung, karena disamping banyaknya warga yang memadati badan jalan guna melihat proses evakuai, juga dikarenakan kendaraan yang parker sembarangan, sehingga personil Sat Lantas terpaksa berjibaku melakukan pengaturan arus lalu lintas khususny bagi sepeda motor yang melintas.

“Hari ini bus ALS yang jatuh ke dasar jurang kita evakuasi dan tidak perlu berlama-lama, karena perlu bahan penyelidikan kita,“ ujar Kasat Lantas Polres Tapsel, AKP Muri Yasnal, SH saat ditemui di lokasi.

Dikatakannya, untuk proses evakuasi ini pihak Sat Lantas terpaksa harus menyewa dua unit alat berat menarik badan mobil yang terjatuh bisa diangkut dari dasar jurang yang dalamnya sekira 25 meter.

“Untuk amannya proses evakuasi, arus lalu lalu lintas di Jalinsum tersebut, baik menuju Sipirok maupun Kota Padangsidimpuan terpaksa harus ditutup agar pengendara tidak sembarangan utuk melintas mengingat proses evakuasi sangat berbahaya,“ katanya.

Menurutnya, proses evakuasi tersebut sudah direncanakan sejak beberapa hari yang lalu. Selanjutnya badan bus yang sudah ringsek itu diamankan oleh pihak kepolisian untuk membantu proses penyelidikan selanjutnya, sekaligus dijadikan barang bukti.

“Setelah dievakuasi nanti, mobil kami amankan untuk penyelidikan. Untuk itu diharapkan kepada seluruh pengendara yang melintas di lokasi jatuhnya bus ALS itu harus ekstra hati-hati, karena badan jalan yang masih licin ditambah tikungan yang tajam,“ paparnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bus PT. ALS  No Pol BK 7246 UA dan bernomor pintu 01 jurusan Medan-Panyabungan terjun ke jurang berkedalaman sekira 25 meter di Jalinsum Desa Hasobe Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapsel, Kamis (23/11) sekira pukul 04.30 WIB, diduga akibat supir mengantuk, ditambah lagi diduga adanya kerusakan di bagian kemudi bus, sehingga sopir tidak bisa mengendalikan kemudi dan terjun bebas ke dasar jurang.

Dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut, 3 orang penumpang tewas, 4 orang luka berat da 25 orang luka ringan. Sementara sopir bus melarikan diri, diduga ketakutan di amuk massa. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar  

    


Komentar