Sat Reskrim Polres Tapsel Bekuk Tersangka Kasus Cabul Anak Dibawah Umur

Redaksi: Selasa, 28 November 2017 | 18.05.00

Tersangka kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur saat 
digelandang di Mapolres Tapsel, Senin (27/11/2017). (Foto: Riswandy)
PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) dari unit Perlindungan Anak dan Perlindungan Perempuan (PA & PP) Sat Reskrim Polres Tapsel meringkus BS (36) warga Desa Ujung Batu Jae Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), tersangka pencabulan terhadap korban anak dibawah umur.  Sebut saja namanya Mawar (12), penduduk Desa Sigagan Kecamatan Simangambat Kabupaten Paluta.

Tersangka dibekuk dari tempat pelariannya di Kelurahan Ujung Batu Kecamatan Hutaraja Tinggi Kabupaten Padang Lawas (Palas), Jumat (24/11/2017) sekira pukul 17.30. Wib, berdasarkan laporan ibu korban Nurmawati Hasibuan (41) dan ditindaklanjuti dengan laporan polisi Nomor LP/326/X/2017/Tapsel/Sumut, tanggal 4 Oktober 2017 tentang tindak pidana persetubuhan dan cabul terhadap anak dibawah umur, sesuai dengan Pasal 81 jo 76 D sub Pasal 82 jo 76 E UU RI No 35 tahun 2014 tetang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Kapolres Tapsel AKBP. M Iqbal, S.Ik yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP. Ismawansyah, S.Ik didampingi Kasubbag Humas Iptu. Herman Tanjung, Senin (27/11) membenarkan penangkapan terhadap tersangka yang menjadi buronan petugas selama 1,5 bulan tersebut.

Disebutkannya, tersangka ditangkap setelah tim Operasi Internal (Opsnal Polres Tapsel mendapat informasi tentang keberadaan tersangka di daerah Kelurahan Ujung Batu Kecamata Hutaraja Tinggi Kabupaten Palas.

Mendapat informasi tersebut, petugas langsung bergerak memburu tersangka dan mendapati tersangka berada sedang berada di lokasi tempat persembunyiannya di Kelurahan Ujung Batu Kecamatan Hutaraja Tinggi Kabupaten Palas.

Dengan sigap, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka, namun tersangka mencoba melakukan perlawanan,  sehingga petugas dengan terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur dan melumpuhkan tersangka melalui tembakan ke kaki tersangka. Selanjutnya tersangka dibawa kerumah sakit untuk pengobatan dan ke Mapolres Tapsel untuk penyidikan lebih lanjut.

" Tersangka terpaksa kita lumpuhkan dengan menghadiahi kaki tersangka dengan timah panas karena saat hendak ditangkap mencoba melawan anggota kita, " ujar Kasat.

Kasat menambahkan, kronologis kejadian yang menyebabkan hingga trauma tersebut terjadi pada Selasa (3/10) sekira pukul14.30 Wib dan kejadian tersebut diketahui pada saat orang tua korban hendak pulang kerumahnya usai menghadiri acara pesta pernikahan tetangga di kampung korban.

Sesampai di rumah ibu korban kaget melihat korban sedang ditindih dan disetubuhi dalam kondisi korban tidak sadarkan diri dan mulut korban dibekap tersangka agar tidak berteriak. Seketika itu juga ibu korban bereriak dan tersangka langsung melarikan diri.

" Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 jo 76 D sub Pasal 82 jo 76 E UU RI No 35 tahun 2014 tetang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, " tegas Kasat, sembari menyebutkan, tersangka juga pernah mencoba melakukan percobaan perkosaan terhadap ibu mertuanya. (Wan9)





Komentar