Sidak Hari Pertama Dirut RSUD Pirngadi Terima Keluhan Pasien

Redaksi: Selasa, 28 November 2017 | 19.37.00

Dirut RSUD dr Pringadi Suryadi Panjaitan, saat mendengarkan keluhan pasien (Foto: Jaenal Abidin)


MEDAN| HARIAN9
Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi Medan yang baru, Suryadi Panjaitan hari pertama kerja langsung  melakukan sidak ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk melihat pelayanan yang diberikan oleh tenaga medis yang sedang bertugas.

Tidak hanya meninjau pelayanan tenaga medis, Suryadi juga menyapa pasien yang berada di IGD. Sekitar 30 menit ia melakukan sidak di IGD terdapat keluhan pasien yang merasa diabaikan oleh pelayanan RSUD Pirngadi Medan.

Salah satu pasien bernama Yusriana (44) mengatakan langsung kepada Dirut RSUD Pirngadi, Suryadi bahwa selama dua bulan merasa diabaikan atau di bola-bola pihak RS Pirngadi Medan. Pasalnya, pasien rujukan asal Padang Sidempuan ini  menjelaskan keluhan atas penyakit yang dideritanya kenapa belum juga dioperasi.

"Saya menderita Mioma Ateri dan dirujuk dari RSUD Padang Sidempuan sejak dua bulan lalu ke RSUD dr Pirngadi. Tapi sampai di sini tidak langsung ditanggapi. Akhirnya beberapa kali tidak puas, kami lanjut ke RS Elisabeth, di sana dipasang kateter dan sekarang saya pakai kateter sudah dua mingguan. Ini kita sudah daftar ke Pirngadi lagi untuk operasi, tapi disuruh foto, tes darah dan lainnya. Padahal semua tahapan itu sudah kami buat," kata Yusriana Senin (27/11/2017).

Menanggapi keluhan Yusriana, Dirut Pirngadi Suryadi menerima keluhannya dengan menemukan langsung kepada pihak tenaga medis yang bertanggung jawab atas Yusriana dan akan memberikan kejelasan untuk jadwal operasinya namun melihat prosedur yang telah ia jalani.

"Saya rasa ini hanya masalah komunikasi aja. Jadi katanya di dalam tadi udah di rujuk ternyata belum masih surat menyurat dan suratnya sudah di tulis tapi belum disampaikan kepada dokter yang bersangkutan. Jadi ini yg mau kita perbaiki dulu supaya jangan ada kesalah pahaman. Jadi hal-hal sederhana ini jangan sampai terjadi," tuturnya.

Dalam menangani keluhan, Yusriana akan segera ditangani namun diberi kejelasan dulu terhadapnya sudah bagaimana tahapan yang ia jalani.

Suryadi menegaskan,bahwa dalam penangan pasien itu terdapat Standart Operational Prosedur (SOP) ,di mana pasien tidak boleh dari dua jam  pasien harus di rujuk melihat kondisinya. Namun  saya belum pastikan berapa time respon di RS Pirngadi ini. Besok akan kita rapatkan. Nah untuk alat-alat di IGD ini sudah cukup lengkap dan bagus ya," pungkasnya.(jae9)


Komentar