Tekan Pelanggaran, Polres Tapsel Gelar Operasi Zebra Toba 2017

Redaksi: Kamis, 02 November 2017 | 07.09.00

Dandim 0212/TS Letkol Arm. Azhari, SIP dan Waka Polres Tapsel Kompol H. Airun Dalimunthe, saat menghadiri upacara gelar pasukan Operasi Zebra Toba tahun 2017 di halaman Mapolres Tapsel, Rabu (1/11).  (Foto: Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Ir. Aswin Efendi Siregar, MM yang mewakili Kepala Daerah di wilayah hukum Polres Tapsel memimpin upacara gelar pasukan Operasi Zebra Toba 2017 di wilayah hukum Polres Tapsel, ditandai penyematan pita secara simbolis kepada perwakilan peserta upacara di halaman Mapolres Tapsel Jalan SM Raja Padangsidimpuan, Rabu (1/11).

Upacara gelar pasukan Zebra Toba 2017 tersebut dihadiri Waka Polres Tapsel Kompol H. Airun Dalimunthe, Dandim 0212/TS Letkol Arm. Azhari, SIP, Komandan Polisi Militer, para Kabag, Kasat, Kapolsek, Perwira dan Bintara sejajaran Polres Tapsel serta peserta upacara dari Polres Tapsel, Kodim 0212/TS, Brimobdasu Detacemen C Tapsel, Polisi Militer, Dishub dan Satpol PP se wilayah hokum Polres Tapsel meliputi Kabupaten Tapsel, Paluta dan Kabupaten Palas.

Dalam amanat Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri, Irjen Pol Royke Lumowa yang dibacakan Wakil Bupati Tapsel Ir. H Aswin Efendi Siregar, MM mengatakan, operasi Kepolisian terpusat Zebra 2017,  yang  di gelar serentak ini dengan sasaran penindakan dan penegakan hukum terhadap segala bentuk pelanggaran maupun kejahatan di bidang lalulintas.

“Operasi Zebra 2017 berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 1 sampai dengan 14 Nopember 2017, yang sasaran kali ini yaitu segala jenis pelanggaran lalu lintas, meliputi kelengkapan administrasi kendaraan bermotor, pengemudi maupun kondisi kendaraan, ” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk mengatasi permasalahan berlalu lintas, seluruh stakeholder tidak bisa berdiam diri dan wajib bertindak melakukan berbagai upaya dalam menciptakan pemerintah yang bertanggung-jawab. 

Jika mengacu kepada UU Nomor 22/2009, tentang lalu lintas dan angkutan jalan, seluruh elemen harus mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas.

“Tuntutan UU tersebut tidak bisa diuwujurkan oleh Polri sendiri, namuan harus ada kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan dan angka kecelakaan dapat diminimalisir dengan dengan meningkatkan koordinasi dari seluruh lini yang ada di tengah masyarakat, serta meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban lalu lintas juga menjadi kewajiban semua kalangan,” tandasnya.

Usai upacara, Waka Polres Tapsel Kompol H. Airun Dalimunthe didampingi Kasat Lantas AKP. Muriyasnal, SH kepada wartawan mengatakan, tidak ada target khusus dalam Operasi Zebra Toba 2017 yang di gelar ini, namun dengan sasaran pengendara kenderaan di jalan raya dengan sifat penindakan agar pengendara mematuhi peraturan lalu lintas.

“Operasi ini untuk menekan (meminimalisir) angka kecelakaan lalu lintas yang cenderung meningkat setiap tahunnya yang salah satunya disebabkan oleh ketidakpatuhan masyarakat pengguna jalan dan kami tidak ada target khusus tentang jumlah pelanggaran, namun seluruh pelanggaran akan kami tindak berdasarkan peraturan yang berlaku,“ tegas Waka Polres.

Disebutkannya, berdasarkan hasil evaluasi, pelanggaran yang biasa ditemukan di lapangan di antaranya terkait kenderaan yang mendahului kenderaan lain di tikungan, pandangan tidak bebas, ugal-ugalan, jalan yang sempit dan tidak sesuai dengan volume kenderaan, serta dimensi muatan kendaraan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam mengenderai di jalan raya, lengkapi surat-surat kendaraan seperti SIM, STNK serta kelengkapan kenderaan lainnya seperti lampu, spion, knalpot, helm, dll,“ jelasnya. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 
                                                                                   
                                                        










Komentar