Temuan 2 Buah Bom

Redaksi: Kamis, 09 November 2017 | 09.08.00

Dua buah bom yang selama ini terpajang di pagar beton rumah Umar alias Robot 45 tahun, warga Gampong Asan AB, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, akhirnya diamankan ke Markas Tim Jibom Den B Pelopor Lhokseumawe, Rabu, (8/11). (Foto: Nurmansyah)

ACEH UTARA| HARIAN9
Dua buah bom yang selama ini terpajang di pagar beton rumah Umar alias Robot 45 tahun, warga Gampong Asan AB, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, akhirnya diamankan ke Markas Tim Jibom Den B Pelopor Lhokseumawe, Rabu, 8 November 2017. 

Bom yang diduga peninggalan sisa jajahan Belanda itu ditemukan pada 2014 lalu.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata, melalui Kapolsek Lhoksukon AKP Teguh Yano Budi, kepada wartawan menyebutkan, temuan bom itu dilaporkan setelah salah satu Intel Kodim 0103/Aceh Utara secara tidak sengaja melihat dua bom di atas pagar beton, ketika sedang melintas di kawasan tersebut.

Berdasarkan pengakuan Cut Lela, 35 tahun, istri pemilik rumah, benda itu ditemukan warga tahun 2014 di area tambak Gampong Leubok, Lhoksukon. 

"Benda itu diberikan ke Umar untuk dijual ke penampung besi tua, tapi tidak ada yang mau beli karena mirip bom," ujar Teguh.

Karena tidak laku, lanjutnya, sejak 2014 bom itu ditaruh di atas beton pagar rumah Umar. Usai menerima laporan, pihaknya langsung turun ke lokasi.

"Kita koordinasi dengan Tim Identifikasi dan INAFIS Reskrim Polres Aceh Utara. Malam pukul 19.20 WIB, bom sudah diamankan ke markas Tim Jihandak di Jeulikat," pungkasnya. (man9)
Editor: Mardan H Siregar





Komentar