Dengan BLU Alokasi Anggaran Lebih Berorientasi Output

Redaksi: Selasa, 05 Desember 2017 | 23.28.00

Menkeu Sri Mulyani Indrawati pada Rapat Koordinasi Badan Layanan Umum Bidang Kesehatan Tahun 2017 dengan tema Upaya Peningkatan Pelayanan Publik Melalui Strategi Bisnis Pemerintah di Bidang Kesehatan bertempat di Aula Dhanapala Kementerian Keuangan pada Senin (04/12). (Foto: kemenkeu)


JAKARTA| HARIAN9
Badan Layanan Umum (BLU) Bidang Layanan Kesehatan merupakan instansi pemerintah yang dalam menjalankan tugas dan fungsinya mempunyai 2 misi penting, pertama sebagai pengawal program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), kedua dengan prinsip produktivitas dan efisiensi BLU bidang layanan kesehatan diharapkan menjadi motor penggerak kemandirian fiskal.

"BLU adalah mengubah paradigma yang tadinya dari penggunaan anggaran negara hanya berbasis input, maka dengan adanya BLU pengalokasian anggaran dan penggunaan menjadi lebih berorientasi kepada output," jelas Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada Rapat Koordinasi Badan Layanan Umum Bidang Kesehatan Tahun 2017 dengan tema Upaya Peningkatan Pelayanan Publik Melalui Strategi Bisnis Pemerintah di Bidang Kesehatan bertempat di Aula Dhanapala Kementerian Keuangan pada Senin (04/12).

Di bidang kesehatan, pemerintah terus berupaya meletakkan dasar-dasar tata kelola di dalam pengelolaan sumber daya baik itu keuangan maupun sumber daya, aset bangunan dan berbagai macam capital goods seperti alat-alat kesehatan dan sumber daya di bidang SDM nya yaitu medical staff, dokter maupun paramedis.

"Bagaimana mengkombinasikan uang, aset dan juga manusianya, untuk bisa menghasilkan pelayanan kesehatan yang paling baik bagi masyarakat dan bisa tercapai apa yang disebut universal health coverage, mengcover seluruh masyarakat Indonesia," ungkapnya.

Pertambahan jumlah penduduk Indonesia yang berkisar 4 juta pertahun selain merupakan aset investment human capital sebagai generasi yang diharapkan produktif, kompetitif dan inovatif namun juga memiliki konsekuensi pada peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya yang dikelola pemerintah.

"Apalagi kalau tadi disebutkan bahwa penduduk muda itu berarti identik dengan generasi yang disebut milenial, mereka kreatif, connected dan confidence. Namun untuk bisa terus produktif, mereka butuh menjadi masyarakat yang sehat dan juga mendapatkan pendidikan yang baik. Oleh karena itu, pertemuan rapat koordinasi dan rapat kerja ini menjadi penting karena BLU di bidang kesehatan merupakan salah satu mata rantai untuk pelayanan kesehatan baik dari mulai preventif sampai dengan kuratif terhadap masyarakat Indonesia," tegasnya. (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar 





Komentar