SELAMAT HUT ACEH TAMIANG


DIDUGA "FIKTIF" PARIT BETON DI KERJAKAN ASAL JADI

Redaksi: Kamis, 21 Desember 2017 | 11.32.00

Terlihat dalam gambar parit beton retak retak dan lantai dasarnya sudah rusak. (Foto: Adam Malikira)


BESITANG| HARIAN9
Beberapa proyek pembuatan parit beton di lingkungan VI,VIII,IX dan X Kelurahan Pekan Besitang Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat di duga fiktif karena tidak terpasang plank proyek sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden nomor 70 tahun 2012 tentang pengadaan barang dan jasa.

Seperti pembuatan parit beton di lingkungan,VIII, Kelurahan Pekan Besitang tidak ada plank dan pengawas dari Dinas Tata ruang dan pemukiman (Tarukim). Akibatnya beberapa titik dinding parit beton retak retak dan lantai dasarnya sudah terkelupas.

Di duga pekerja bekerja sesuai perintah tukang yang tidak bekerja sesuai standar operasional prosedur( SOP), kata Wira (45) warga Besitang kepada kru Harian9, Rabu(20/12). 

Menurutnya beberapa titik dinding parit beton retak retak dan lantai dasarnya sudah rusak akibat campuran semen dan pasir tidak sesuai mengakibatkan dinding parit beton mudah rusak.

"Sesuai Peraturan Pemerintah nomor 70 tahun 2012 yang mengatur tentang pengadaan barang dan jasa seharusnya sebelum proyek dikerjakan seharusnya plank proyek sudah terpasang ,tapi sampai saat ini proyek parit beton di lingkungan VI dan VIII tidak ada planknya," jelas Wira

Di tempat terpisah Abdullah aktivis LSM Kabupaten Langkat ketika dikonfirmasi Kru Harian9, mengatakan bahwa proyek Dinas Tarukim di Lingkungan VIII menuju kantor lurah Pekan Besitang sampai saat ini tidak tahu apakah Proyek reguler APBD atau  P. APBD Langkat karena berdasarkan data yang ada padanya proyek parit beton di Lingkungan VI dan VIII tidak ada,mungkin itu perubahan APBD.

"Namun sangat di sayangkan oknum pemborong maupun Dinas Tarukim tidak memasang plank sehingga masyarakat bertanya tanya, apakah Proyek ini dari APBD Langkat atau APBD Provinsi maupun APBN," kata Abdullah.

"Sejauh ini hasil investigasi tim ke beberapa Kecamatan se Teluk Aru beberapa proyek 80 persen tidak terpasang planknya, baik Dinas Tarukim maupun Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Langkat sama saja," ungkap Abdul.

Sementara Kepala Pemerintahan Kelurahan Pekan Besitang ketika hendak dikonfirmasi di kantornya sedang tidak ada di tempat menurut staf pak Lurah lagi ada acara di Stabat. (adam9)
Editor: Mardan H Siregar











Komentar