SELAMAT HUT ACEH TAMIANG


Diduga Kades Pantai Cermin 'Selewengkan' Anggaran Dana Desa

Redaksi: Rabu, 13 Desember 2017 | 06.57.00

Puluhan warga Desa pantai cermin Kecamatan Tanjungpura, dengan mengunakan satu buah mobil truk colt diesel dan mobil pick-up berserta kendaraan roda dua beramai-ramai mendatangi kantor PMDK kabupaten langkat. (Foto: Hermansyah)

LANGKAT| HARIAN9 
Puluhan warga Desa pantai cermin Kecamatan Tanjungpura, dengan mengunakan satu buah mobil truk colt diesel dan mobil pick-up berserta kendaraan roda dua beramai-ramai mendatangi kantor PMDK kabupaten langkat.

Mereka menggelar orasi di depan kantor hanya berapa menit dan langsung di amankan dan diarahkan petugas kepolisian polres langkat ke kantor DPRD Langkat, Jalan Proklamasi Stabat, Selasa (12/12).

Mereka meminta agar petugas kepolisian memenjarakan kepala desa mereka, Komeriedi.

"Kami sebagai masyarakat desa pantai cermin meminta kepada bapak-bapak DPRD langkat yang mewakili kami, agar mendengarkan pengaduan kami tentang kepala desa kami yang tidak benar-benar mengunakan anggaran dana desa untuk desanya sendiri, Warga menduga Komeri edi sebagai kepala desa saat ini,telah melakukan tindak pidana korupsi dengan cara menyunat dana desa. Akibatnya pembangunan proyek di desa mereka asal jadi dan amburadul,” sebutnya sambil berteriak kami datang sekali saja, kalau ditanggapi, kalau pengaduan kami tidak sambut dan didengarkan, kami akan datang kembali dengan jumlah yang lebih banyak lagi.

"Semua proyek pembangunan di desa kami asal-asal. Terlihat dari kondisi proyek paska dibangun," kata koordinator aksi, Edi di kantor DPRD Langkat, Jalan Proklamasi, Stabat.

Dikatakannya, seminggu paska diaspal, alan mereka sudah mulai rusak. Rumput juga mulai terlihat tumbuh. Berdasarkan hitungan mereka, ketebalan aspal hanya, sekitar tujuh centimeter.

”Harusnya kan ketebalannya sekitar 12 centimeter," Paparnya.

Untuk bangunan penampungan air katanya, pembangunan juga diduga dikorupsi. Berdasarkan pagu, dana yang digunakan sebesar Rp.50 juta. Namun berdasarkan data di lapangan, dana untuk membangun penampungan air hanya sekitar Rp.20 juta.

Setelah berorasi beberapa menit, sebanyak enam perwakilan warga diterima oleh komisi A DPRD Langkat dan Kepala Badan PMDK Kabupaten Langkat Jaya Sitepu dengan didampingin Kasat Intelkam Polres Langkat Syahrial Efendi S  dan perwakilan Kejaksaan Negeri Langkat. 

Mereka menuntut agar Kepala Desa Pantai Cermin, Komeriedi dipenjarakan karena menyelewengkan dana desa.Sementara itu Komeri Edi Kades Pantai Cermin dikonfirmasi Harian9 membantah dugaan warganya, 

“Tidaklah bang semua di kerjakan sesuai anggaran, penampungan air itu digunakan warga, pokoknya sudah pelaksanan pekerjaannya sudah sesuai dengan dengan anggarannya dan yang mengerjakannya juga masyarakat,” kata Komeri Edi melalui sambungan via telepon seluler.(hs9)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar