Disdik Paluta Sidak Sekolah Telusuri Peredaran Buku IPS Diduga Bermasalah

Redaksi: Kamis, 21 Desember 2017 | 10.42.00

Kadis Pendidikan Paluta Drs Umar Pohan didampingi Sekretaris Eva Sartika Siregar beserta pegawai Disdik lainnya saat memperlihatkan ratusan buku IPS kelas VI SD yang ditarik peredarannya dari sekolah-sekolah di Pauta, Rabu (20/12). (Foto: Riswandy)

PALUTA| HARIAN9
Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) akhirnya melakukan inspeksi mendadak dan turun ke sejumlah sekolah-sekolah SD yang ada di Paluta guna menelusuri peredaran buku Ilmu Pengeahuan Sosial (IPS) untuk siswa Kelas VI SD diduga bermasalah, karena isinya ada mencantumkan Yerussalem sebagai Ibukota Israel, Rabu (20/12).

Selain melakukan penelusuran terhadap peredaran buku tersebut, Disdik Paluta juga menarik ratusan buku IPS SD Kelas VI tersebut, dipimpin Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Paluta Drs Umar Pohan didampingi Sekretaris Eva Sartika Siregar beserta pegawai Disdik lainnya.

Di sekolah lainnya juga, Dinas Pendidikan Paluta juga menemukan dan menarik sebanyak 97 buku IPS SD terbitkan Erlangga yang masih merupakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

“Dihari pertama penarikan buku IPS itu kita lakukan di lima sekolah dengan jumlah buku sebanyak 375 eksamplar terbitan PT Intan Pariwara dan selanjunya kita akan menarik semua buku yang bermasalah itu, yang merupakan terbitan PT Intan Pariwara dan Erlangga,“ ujar Umar Pohan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Paluta Eva Sartika Siregar menambahkan, selain melakukan penarikan buku, Disdik paluta juga akan memanggil pihak penerbit yang mengedarkan buku itu.

“Kita sudah memanggil pihak penerbit PT Intan Pariwara dan mereka berjanji akan melakukan revisi. Sedangkan pihak Erlangga dan Yudhistira secepatnya akan datang menemui pihak Dinas Pendidikan Paluta,“ jelasnya.

Terpisah, Kepala SD 101080 Gunung Tua Hj Nurilan Harahap meminta, pihak penerbit untuk segera melakukan revisi dan mengganti buku-buku mereka. Pasalnya, buku-buku itu milik sekolah dan akan turun menurun untuk buku pelajaran siswa. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar












Komentar