SELAMAT HUT ACEH TAMIANG


FKUB Tak Boleh Campur Adukkan Politik dengan Organisasi

Redaksi: Sabtu, 09 Desember 2017 | 19.07.00

Ketua FKUB Kota Medan  Ilyas Halim,  dalam acaraDialog Kerukunan  Wartawan Bersama FKUB Kota Medan (Foto: Jaenal Abidin)


MEDAN| HARIAN9
Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tidak boleh mencampuradukkan politik dengan organisasi. Jadi saat seorang pengurus FKUB ingin maju menjadi pejabat eksekutif, tidak boleh sampai merusak hubungan dalam kepengurusan. Pernyataan ini diungkap Ketua FKUB Kota Medan Ilyas Halim, dalam kegiatan Dialog Kerukunan  Wartawan Bersama FKUB Kota Medan di Hotel Madani, Sabtu (9/12/2017).

Menurutnya, ada dua hal yang tidak boleh diperdebatkan dalam menciptaan kerukunan umat beragama. Yakni akidah atau keyakinan serta keturunan. 

“Agama tidak bisa dirukunkan, pemeluk agama yang bisa. Keturunan juga tidak bisa dicampuradukkan,” katanya.

Dijelaskannya, kerukunan adalah suasana persaudaraan dan kebersamaan antar sesama orang. Karenanya, untuk menciptakan kerukunan ini, masyarakat harus aaling terbuka, menerima dan cinta kasih. Selama ini, kendala kerukunan adalah rendahnya toleransi, kepentingan politik dan sikap panatisme. Inilah yang harus dihilangkan.

Sementara itu, Anggota FKUB Kota Medan Erwan Efendi menjelaskan, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan media dalam membangun kerukunan antar umat beragama.

“Diantaranya membentuk pribadi wartawan yang berhaluan kepada nilai pendidikan dan pelurus informasi, penyebar paham pembaruan, menjadi jembatan yang mampu mempersatukan, serta berjuang untuk membela kepentingan bangsa,” pungkasnya. (Jae9)



Komentar