Indonesia Lolos dari Jebakan Perlambatan Ekonomi

Redaksi: Jumat, 01 Desember 2017 | 00.13.00

Ilustrasi 

JAKARTA| HARIAN9
Menko Perekonomian Darmin Nasution saat acara diskusi dengan 100 CEO Forum di Hotel Rafles, Jakarta Selatan, Rabu (29/11), mengungkapkan Indonesia dianggap berhasil keluar dari jebakan perlambatan ekonomi global. 

Selepas turun sedikit di bawah 5 persen pada 2015, di tahun berikutnya ekonomi Indonesia kembali meningkat. 

Perlambatan ekonomi dunia sudah terjadi sejak 2012 dan Indonesia pun sempat bergerak beriringan dengan kondisi tersebut. 

Namun di 2016, irama perlambatan itu berhasil dihentikan oleh pemerintah dan mendorong ekonomi kembali tumbuh tinggi.

"Ekonomi Indonesia sebetulnya melambat hanya sampai tahun 2015, tahun 2016 malah kita berhasil keluar dari jebakan perlambatan itu," katanya.

Sementara banyak negara lain, khususnya kelompok negara berkembang justru masih terjebak dalam perlambatan ekonomi. 

Hal ini patut menjadi sumber optimisme bagi seluruh pihak di dalam negeri. 

"China dari 8 persen menjadi 6,7 persen. India seperti itu juga, tapi kita tak terlalu banyak turunnya dari 6 persen lebih sedikit menjadi sekarang 5 persen. Artinya ada hal-hal yang memang kita lakukan di Indonesia yang membuat iramanya berbeda, gerakannya dengan perekonomian dunia," paparnya.

Untuk tahun 2017 pemerintah menetapkan asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen. Kemudian di 2018 diharapkan bisa meningkat menjadi 5,4 persen. 

Pemerintah juga sudah menyiapkan berbagai kebijakan fiskal dan moneter agar hal tersebut bisa terwujud demi menciptakan kesejahteraan masyarakat. (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar 








Komentar