Menkeu Apresiasi Kerja Sama Indonesia-Uni Emirat Arab

Redaksi: Selasa, 12 Desember 2017 | 01.48.00

Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang terjalin antara Indonesia dan Uni Emirat Arab selama ini. Hal ini disampaikannya pada acara peringatan hari Kemerdekaan Uni Emirat Arab ke 46 (Foto: kemenkeu/03)

JAKARTA| HARIAN9
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang terjalin antara Indonesia dan Uni Emirat Arab selama ini. Hal ini disampaikannya pada acara peringatan hari Kemerdekaan Uni Emirat Arab ke 46.

“Meskipun terjadi trend pelambatan ekonomi pada tahun-tahun terakhir ini, kami ingin berbagi optmisme  kami atas hubungan kerjasama bilateral antara Indonesia dan the United Arab Emirates (UAE)," katanya di Hotel Ritz, Jakarta pada Senin lalu (04/12).

Meskipun sempat terjadi penurunan dari nilai total perdagangan antara Indonesia dan UAE di tahun 2016, Menkeu menyatakan optimismenya bahwa nilai tersebut akan menunjukkan trend kenaikan di tahun 2017.

“Kita semua telah menyaksikan terjadinya penurunan nilai total perdagangan (antara Indonesia dan UAE) di tahun 2016 ke sekitar USD 2,9 miliar, dari sebelumnya USD.3,3 miliar pada tahun sebelumnya. Saya telah diinformasikan bahwa untuk periode bulan Januari sampai dengan Agustus (tahun 2017), nilai total perdagangan telah mencapai USD 2,5 miliar, suatu peningkatan untuk periode yang sama di tahun 2016 sebesar USD.1,9 miliar. Saya merasa optimis bahwa pada akhir tahun 2017, kita akan mencapai nilai total perdagangan melebihi capaian tahun 2016, dan saya sungguh berharap bahwa nilai perdagangan ini akan melebihi nilai tahun 2015,” jelasnya.

Dari sisi investasi di Indonesia, UAE mencatat nilai investasinya yang cukup signifikan dari USD 19,25 miliar di tahun 2015 menjadi USD 55 miliar.

“Saya gembira bahwa the United Arab Emirates telah menginvestasikan dananya sekitar USD 55 juta di 80 proyek di Indonesia yang mana meningkat dari USD 19,25 juta di tahun 2015. Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investasi UAE untuk periode Januari-Oktober 2017 adalah sebesar USD 13,2 juta. Menurut saya, jumlah tersebut masih terlalu kecil jika memperhatikan size dari dua negara tersebut. Jadi saya percaya kita bisa melakukan lebih baik dari hal ini,” harap Menkeu.

Dari sisi pariwisata, tercatat bahwa jumlah wisatawan dari UAE ke Indonesia selama sembilan bulan tahun 2017 adalah sebanyak 6.074 orang dan diharapkan akan terus meningkat.

“Untuk sektor pariwisata, kita mencatat jumlah wisatawan dari UAE yang berkunjung ke Indonesia adalah sebanyak 6.074 wisatawan untuk periode Januari sampai September 2017. Kami berharap bahwa ketika tahun 2017 berakhir, jumlah (wisatawan UAE) tersebut akan semakin meningkat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu juga memaparkan bahwa terbuka kemungkinan kerjasama antara UAE dan Indonesia untuk sektor-sektor lainnya seperti dibidang energi, infrastruktur, transportasi, kelautan dan perikanan, serta sektor-sektor lainnya.

“Disamping dari perdagangan, investasi, dan pariwisata, terdapat kesempatan-kesempatan lainnya bagi hubungan kerjsama yang lebih bagi Indonesia dengan the United Arab Emirates, khususnya pada sektor energi, infrastruktur, transportasi, kelautan dan perikanan, serta sektor-sektor lainnya yang saling menguntungkan,” jelasnya. (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar