Menkeu: Kelas Menengah Penting untuk Perekonomian

Redaksi: Rabu, 06 Desember 2017 | 00.13.00

Menkeu Sri Mulyani Indrawati memberikan keynote speech pada acara The World’s Bank Report yang bertemakan “Building Middle Class: Inclusive Growth in East Asia and Indonesia” bertempat di Soehanna Hall, The Energy Building, Jakarta pada Senin (04/12). (Foto: kemenkeu)

JAKARTA| HARIAN9
Kelas menengah di Indonesia menjadi salah satu fokus dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Menurutnya, kelompok ini dianggap memiliki peran yang semakin penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 

"Peran kelas menengah sangat penting dan semakin penting," ungkap Menkeu dalam Seminar tentang Peran Kelas Menengah di kawasan Asia Timur dan Indonesia di Gedung Energi, Jakarta, Senin (04/12).

Dijelaskannya, kelas menengah tidak hanya mampu menjadi tenaga kerja berkualitas, namun juga mampu menciptakan lapangan kerja. 

Dampaknya sangat positif perekonomian, karena mengurangi pengangguran dan meningkatkan daya beli masyarakat. Maka dari itu perlu ada fokus pengembangan masyarakat yang tadinya kelas bawah menjadi kelas menengah. 

Menurutnya, salah satu caranya dari alokasi anggaran pendidikan.

"Makanya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia menjadi sangat penting," jelasnya.

Undang-undang mengatur 20 persen dari total APBN ditujukan untuk alokasi pendidikan. Disebutkannya, bahwa secara porsi sudah cukup kuat, namun tantangannya adalah bagaimana kualitas penggunaanya. 

"Tantangan yang sengat besar makanya kita perlu memperbaiki tata kelola dan hasil efektivitas dari anggaran pendidikan. Ini suatu luar biasa penting yang disebut peranan dan kualitas middle class," imbuhnya. (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar 







Komentar