Ngaku Polisi Untuk Melakukan Kejahatan, Syahdin Ditembak Polsek Medan Baru

Redaksi: Jumat, 01 Desember 2017 | 13.53.00

Dengan menaiki kursi roda dan kedua kaki diperban, pelaku kejahatan yang ditembak diapit personel Reskrim Polsek Medan Baru. (Foto: Joko Hendro)

MEDAN| HARIAN9
Petugas Unit Reserse kriminal (Reskrim) Polsek Medan Baru menangkap seorang pelaku kejahatan yang mengaku sebagai anggota Polisi, Kamis (30/11/2017).

Dalam penangkapan itu, Pelaku bernama Syahdin Amal Purba (24) warga Jalan Kalingka No. 43 Medan terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur dengan mengenai kaki kedua pelaku.

Kapolsek Medan Baru Kompol Victor Ziliwu, SH, SIK, MH mengatakan, pelaku ditangkap setelah petugas mendapat pengaduan dari korban, Febrianto Aritonang (24) warga Jalan Jamin Ginting Gang Raflesia Medan yang melaporkan bahwa dirinya telah menjadi korban pencurian dan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku.

"Kejadian itu bermula ketika korban sedang berjalan kaki usai makan siang dari dalam Kampung Kubur. Disitu korban secara tiba tiba dihampiri oleh pelaku yang mengaku sebagai anggota Polri dan menuduh korban membawa narkotika jenis sabu," ucap Kapolsek.

Usai menuduh korban, kemudian pelaku membawanya kedalam rumah kosong dengan tangan diikat ke belakang menggunakan kain, lalu mulut korban disumbal pakai koran basah. 

"Disitu korban juga ditampari pelaku, dada diinjak, punggung  dipukul dengan besi tiang antena tv dan juga menggunakan selang air door smeer. Kemudian korban dimasukkan ke dalam tong air ukuran 3000 liter dan wajah korbn ditutup pakai baju," jelas mantan Kapolsek Medan Barat.

Setelah korban dianiaya, kemudian pelaku mengambil handphone korban merk Samsung S3 warna Hitam, uang sebesar Rp34.000 dan melarikan angkot Rahayu Line 103 BK 1759 UE milik korban yang diparkirkan didepan Restoran Raden Jalan Taruma Medan.

Sedangkan korban dalam keadaan tak berdaya, berusaha keluar dari rumah kosong untuk meminta bantuan kepada warga yang kemudian mendatangi Polsek Medan Baru untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

"Pelaku ditangkap, Selasa 28 Nopember 2017 pukul 23.00 WIB, dimana pada saat itu petugas kita menerima informasi bahwa pelaku Syaidin Amal Purba berada di Kampung Kubur sehingga petugas segera melakukan penangkapan terhadap pelaku. Namun pada saat dilakukan penangkapan pelaku melakukan perlawanan sehingga petugas langsung memberikan tindakan tegas dan terukur," pungkas Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Kapolsek, bahwa mobil angkot korban disembunyikan pelaku di daerah Sukamulia Mangkubumi. 

"Setelah dilakukan pengembangan, petugas kita berhasil menemukan mobil angkot milik korban," jelas Ziliwu yang pernah menjabat Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal. (HJ9)
Editor: Mardan H Siregar
                                                 


                                   







Komentar