SELAMAT HUT ACEH TAMIANG


Panglima TNI: Prajurit Jangan Lakukan Kegiatan Politik Praktis

Redaksi: Sabtu, 09 Desember 2017 | 09.10.00

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo usai memberikan pengarahan kepada 2.038 prajurit TNI di Indosport Dermaga Madura Koarmatim, Ujung Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/12/2017). (Foto: Puspen TNI) 

SURABAYA| HARIAN9
Menjelang tahun politik tahun 2018 dan 2019, tidak ada alternatif lain bagi prajurit TNI yaitu harus tetap memegang teguh netralitas dan jangan melakukan kegiatan politik praktis. 

Demikian ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 2.038 prajurit TNI di Indosport Dermaga Madura Koarmatim, Ujung Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/12/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa yang paling penting adalah soliditas TNI dan Polri harus tetap terjaga sebagai penyangga, demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

“Kalian (TNI dan Polri) harus tetap solid dalam menghadapi Pilkada, Pileg, dan Pilpres, kuncinya adalah TNI dan Polri harus tetap menjaga netralitasnya,” tegasnya.

Dihadapan ribuan prajurit,  Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan kembali bahwa Presiden RI Ir. Joko Widodo saat memberikan pengarahan di Akademi Kepolisian Semarang beberapa waktu lalu mengatakan, politik TNI dan politik Polri sama yaitu politik negara dimana dedikasi TNI dan Polri hanya untuk keutuhan NKRI.

“Prajurit TNI dan Bhayangkara Polri harus taat kepada hukum dan mengutamakan kepentingan rakyat diatas kepentingan segala-galanya, taat kepada atasan dari bawah ke atas sampai kepada paling atas yaitu Presiden Republik Indonesia yang dipilih secara sah dan konstitusi,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan rasa bangga terhadap prajurit TNI, khususnya kepada prajurit Marinir. 

“Saya bangga kepada kalian, Marinir adalah petarung yang hebat, sekali menyerang tidak mungkin mundur dan pantang gagal dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.

Lebih lanjut Pangima TNI mengatakan bahwa sampai kapanpun prajurit Marinir akan tetap menjadi prajurit-prajurit yang tidak hanya hebat, tetapi juga prajurit yang menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan loyal serta setia menjaga kehormatan. 

“Ingat ! kalian tidak akan pernah terbelah oleh kepentingan apapun, jangan pernah terbeli oleh kepentingan sempit apapun. Kepentingan kalian hanyalah menjaga tegak kokohnya NKRI dan menempatkan kepentingan rakyat diatas segala-galanya,” tegasnya.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu membimbing, memberikan petunjuk dan perlindungan kepada kita semua dalam melanjutkan pengabdian yang terbaik hanya untuk NKRI yang sangat kita cintai bersama,” pungkas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. (Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H).rel/03.
Editor: Madan H Siregar 




Komentar