Panglima TNI: Tanpa Disiplin Tidak Mungkin TNI Dipercaya Rakyat

Redaksi: Sabtu, 09 Desember 2017 | 01.41.00

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 561 prajurit Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU di Mako Kopaskhas, Margahayu Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/12/2017). (Puspen TNI). 


BANDUNG| HARIAN9
Hingga saat ini dari berbagai hasil survey menempatkan institusi TNI pada posisi tertinggi tingkat kepercayaan rakyat. Tanpa kerja disiplin prajurit, tidak akan mungkin rakyat mempercayai TNI.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 561 prajurit Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU di Mako Kopaskhas, Margahayu Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/12/2017).

“Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi, disiplin dan semangat prajurit sekalian yang mengutamakan kepentingan rakyat sehingga dipercaya oleh rakyat, tanpa kerja dengan disiplin tidak akan mungkin terwujud kepercayaan rakyat seperti itu,” ungkapnya.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan menjelang tahun politik  agar prajurit tetap menjaga kepercayaan rakyat dengan bersikap tetap netral, tidak tergoda dengan ajakan untuk mendukung atau terlibat dalam politik praktis. 

“Ingat, bagi TNI dalam menghadapi situasi ini pilihan hanya satu yaitu netral, yang merupakan kekuatan dasar sebagai penengah manakala ada konflik antar kelompok,” ujarnya.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa untuk bersikap netral, seorang prajurit harus tetap menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, loyalitas tegak lurus, setia menjaga kehormatan dan harga diri TNI. 

“Jangan pernah terbeli oleh kepentingan apapun, ingat kepentingan kalian hanya menjaga tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menempatkan kepentingan rakyat diatas segala-galanya,” tegasnya.

Diakhir pengarahannya, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan permohonan pamit sehubungan dengan akan berakhirnya masa jabatan sebagai Panglima TNI. 

“Saya mohon pamit, sebagai manusia, saya mohon maaf apabila selama memimpin ada salah dan khilaf. Yakinlah bahwa semua itu dilakukan karena rasa cinta dan kebanggaan saya kepada prajurit TNI yang sangat luar biasa,” tutupnya. (Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H).rel/03.
Editor: Mardan H Siregar


Komentar