SELAMAT HUT ACEH TAMIANG


Pemerintah Harus Tanggap Terhadap Perkembangan Ekonomi Digital

Redaksi: Minggu, 10 Desember 2017 | 00.26.00

Menkeu Sri Mulyani Indrawati memberikan keynotespeech dalam acara Annual International Forum on Economic Development and Public Policy (AIFED) di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC) (07/12). (Foto: kemenkeu)


JAKARTA| HARIAN9
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada acara Annual International Forum on Economic Development and Public Policy (AIFED) di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (07/12), mengungkapkan perkembangan teknologi menyebabkan perubahan. 

Masyarakat yang hidup di kota besar sangat merasakan bagaimana teknologi telah mempermudah hidup mereka. 

"Apa yang ada dipikiran masyarakat adalah gojek. Gojek membuat perubahan pada industri transportasi tapi mampu melayani dengan sangat baik di 50 kota besar di Indonesia," ungkapnya. 

Tidak hanya gojek, layanan transportasi lainnya seperti Uber dan Grab telah membuat banyak perubahan pada sistem transportasi dan juga menyebabkan persaingan yang dinamis pada industri tersebut. 

Oleh karena itu, Pemerintah harus mampu mengamati dan merespon perubahan yang sangat cepat ini.

"Hal ini yang sering dibahas oleh pembuat kebijakan dalam berbagai forum G20. Salah satu dimensinya adalah pajak. Bagaimana sistem pajak dapat menciptakan level playing field yang sama," ujarnya. 

Disampaikannya, bahwa Pemerintah memformulasikan sistem pajak di berbagai bidang konvensional dan digital agar tidak ada kelompok pembayar pajak yang dirugikan karena tidak samanya perlakuan pajak. 

Namun, Pemerintah akan mengatur bagaimana pemungutan pajak bisa lebih efektif bagi para pelaku usaha kecil yang dihubungkan melalui perusahaan platform.

"Perlakuan pajak yang memungkinkan mereka untuk melakukan compliance, pemenuhan pajaknya dengan lebih mudah. Kita berusaha menciptakan lebih banyak perusahaan yang bisa terhubung dan mendapat perlakuan yang adil antara yang konvensional dengan yang ikut melalui online," jelasnya di Konferensi Pers seusai membuka acara AIFED. (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar












Komentar